PENGEMBANGAN FORMULA ENTERAL BERBASIS TEPUNG KACANG KEDELAI (Glicine max (L.) Merril) DAN TEPUNG UMBI GARUT (Maranta arundinacea L.) UNTUK PASIEN PENYAKIT Celiac (Free Gluten)

Esty Sukartini, Sephira Retri Pramudy, Sudrajah Warajati Kisnawaty

Abstract


Abstrak

Pendahuluan; Penderita celiac disease harus menjalani diet bebas gluten untuk mencegah kerusakan vili usus dan gangguan penyerapan nutrisi. Pemanfaatan tepung umbi garutndan tepung kedelai sebagai bahan pangan lokal bebas gluten berpotensi menghasilkan formula enteral fungsional yang aman bagi penderita celiac disease, mudah dicerna, bernilai gizi tinggi, serta lebih terjangkau dibandingkan formula enteral komersial. Tujuan; penelitian ini bertujuan untuk merancang formula enteral berbahan dasar tepung kacang kedelai dan tepung umbi garut sebagai alternatif nutrisi bagi penderita celiac disease. Bahan dan Metode; penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan tiga variasi formula berdasarkan rasio tepung kacang kedelai dan tepung umbi garut (F1=35:7.5; F2=30:12.5; F3=25:17.5). Uji organoleptik, viskositas, osmolalitas, daya alir, kadar air, dan warna dilakukan untuk menilai kualitas formula. Hasil; penelitian diperoleh bahwa aroma dan rasa formula memiliki perbedaan signifikan (p<0,05), sedangkan warna, tekstur, dan keseluruhan tidak berbeda secara signifikan. Viskositas formula berada pada rentang 34.7–38.1 mPa•s, osmolalitas sebesar 417 mOsm/kg, dan daya alir 2.15 ml/detik. Nilai warna formula adalah L=43.63; a=2.20; b=9.83. Kesimpulan; formula terbaik diperoleh pada rasio tepung kacang kedelai dan umbi garut 25:17.5 dengan karakteristik sensorik dan fisikokimia yang mendekati produk enteral bebas gluten komersial. Kata Kunci: Celiac Disease, Formula Enteral, Kacang Kedelai, Umbi Garut


Keywords


Celiac Disease, Formula Enteral, Kacang Kedelai, Umbi Garut

Full Text:

PDF

References


Moreno M De L, Rodríguez-Herrera A, Sousa C, Comino I. Biomarkers To Monitor GlutenFree Diet Compliance In Celiac Patients. Nutrients. 2017;9(1):46.

Rondanelli M, Faliva Ma, Gasparri C, Peroni G, Naso M, Picciotto G, Et Al. Micronutrients

Dietary Supplementation Advices For Celiac Patients On Long-Term Gluten-Free Diet With

Good Compliance: A Review. Medicina (B Aires). 2019;55(7):337.

Oktadiana H, Abdullah M, Renaldi K, Dyah N. Diagnosis Dan Tata Laksana Penyakit Celiac.

J Penyakit Dalam Indones. 2017;4(3).

Pebri Irawan P. Perbedaan Pengaruh Pemberian Nutrisi Enteral Dengan Metode Intermittent

Feeding Dan Gravity Drip Terhadap Volume Residu Lambung Pada Pasien Kritis Di Ruang

Hcu Anggrek 2 Rsud Dr. Moewardi. Universitas Kusuma Husada Surakarta; 2024.

Sulistiyaningsih S, Wiboworini B, Nurwati I. Efektifitas Formula “Suprominâ€(Makanan

Enteral Dari Tempe) Terhadap Perbaikan Kadar Albumin Dan Kolesterol Pasien Strok. Gizi

Indones. 2022;45(2):129–38.

Erian C, Hartati Y, Yulianto Y, Telisa I. Pengaruh Pemberian Formula Enteral Diabetes

Melitus Berbasis Tepung Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Dan Tepung Ikan Lele (Clarias

Gariepinus) Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Di Charitas Hospital

Palembang. Jgk J Gizi Dan Kesehat. 2022;2(2):115–28.

Marjan Lu. Pembuatan Dan Karakterisasi Beras Analog Berindeks Glikemik Rendah Dari

Umbi Garut (Maranta Arundinaceae L.) Dan Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour)

Sebagai Alternatif Pangan Fungsional. Universitas Hasanuddin; 2022.

Sariani A, Suranadi L, Sofiyatin R. Pengaruh Substitusi Tepung Kedelai (Glyine Max L.)

Terhadap Sifat Organoleptik Soybeans Cookies. J Gizi Prima. 2019;4(1):1–7.

Warisno Dan Dahana K. Meraup Untung Dari Olahan Kedelai. Jakarta: Agro Media; 2014.

Jurnal Dunia Gizi, Vol. 9, No.1, Juni 2026 : 1-9

Esty Sukartini: Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jl. Garuda Mas No.8, Gatak, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa

Tengah, Indonesia 57169. Hp. 081774161272. Email: esty.sukartini11@gmail.com

Irmawati Fm, Ishartani D, Affandi Dr. Pemanfaatan Tepung Umbi Garut (Maranta

Arundinacea L) Sebagai Alam Pembuatan Biskuit Tinggi Energi Protein Dengan Penambahan

Tepung Kacang Merah. J Teknosains Pangan [Internet]. 2014;3(1):3–14. Available From:

Www.Ilmupangan.Fp.Uns.Ac.Id

Anggraeni Gd, Nissa C, Candra A, Kurniawati Dm. Analisis Kandungan Gizi Dan Viskositas

Formula Enteral Berbasis Tepung Sorgum Dan Tepung Kedelai Untuk Diabetes Mellitus. J

Nutr Coll. 2023;12(4):287–95.

Putri My, Yenny M. Pengembangan Formula Enteral Berbasis Tepung Labu Kuning

(Cucurbita Moschata) Dan Tepung Putih Telur (Albumen) Untuk Pasien Gagal Ginjal Kronik

Predialisis Development Of An Enteral Formula Based On Pumpkin Flour (Cucurbita

Moschata) And Egg White Flour. J Inov Bahan Lokal Dan Pemberdaya Masy. 2024;3(1):10–

Minanda Y. Pengaruh Penambahan Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) Terhadap Mutu

Organoleptik Kadar Protein Pada Bakso Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Sebagai

Alternatifpmt Ibu Hamil Kek. Skripsi [Internet]. 2020;1–57. Available From:

Http://Repo.Upertis.Ac.Id/Id/Eprint/1809

Susetyowati S, Lestari La, Astuti H, Setyopranoto I, Probosuseno P. Analisis Mikrobia Dan

Organoleoptik Makanan Cair Instan Berbasis Pangan Lokal Untuk Perbaikan Status Gizi

Pasien. Amerta Nutr. 2020;4(3):225.

Lamusu D. Uji Organoleptik Jalangkote Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L) Sebagai Upaya

Diversifikasi Pangan. J Pengolah Pangan. 2018;3(1):9–15.

Aninditia Aa, Setyaji Dy, Pujiastuti Vi. Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Kedelai

(Glycine Max) Terhadap Kadar Protein Dan Mutu Organoleptik Cilok. J Nutr Coll.

;12(4):260–7.

Mentari R. Formulasi Daging Analog Berbentuk Bakso Berbahan Kacang Merah (Phaseolus

Vulgaris) Dan Kacang Kedelai (Glycine Max). 2016;

Fatmala Ia, Adi Ac. Daya Terima Dan Kandungan Protein Biskuit Substitusi Tepung Ubi Jalar

Ungu Dan Isolat Protein Kedelai Untuk Pemberian Makanan Tambahan Ibu Hamil Kek.

Media Gizi Indones. 2017;12(2):156–63.

Faidah Fh, Moviana Y, Isdiany N, Surmita S, Hartini Pw. Formulasi Makanan Enteral

Berbasis Tepung Tempe Sebagai Alternatif Makanan Enteral Tinggi Protein. J Ris Kesehat

Poltekkes Depkes Bandung. 2019;11(2):67–74.

Vaclavik, V. A Dan Christian Ew. Essensial Of Food Science. 3rd Ed. New York: Springer;

E W. Understanding Nutrition. Boston: Cengage Learning; 2019.

Asndri Hartono Ah. Terapi Gizi Dan Diet Rumah Sakit (9). In Egc; 2018.

Nur’faizah H. Pontianak Nutrition Journal Http://Ejournal.PoltekkesPontianak.Ac.Id/Index.Php/Pnj/Index Analisis Formulasi Enteral Bubuk Berbasis Tepung

Tempe Dan Tepung Wortel Sebagai Inovasi Untuk Pasien Stroke. 2025;8(77):594–601.

Rijal M, Natsir Na, Sere I. Analisis Kandungan Zat Gizi Pada Tepung Ubi Ungu. J Biotek.

;7(1):48–57.

Winarno Fg. Kimia Pangan Dan Gizi. Jakarta: Pt Gramedia Pustaka Utama; 2008.

Wahyani Ad, Rahmawati Yd. Analisis Kandungan Serat Pangan Dan Zat Besi Pada Cookies

Substitusi Tepung Sorghum Sebagai Makanan Alternatif Bagi Remaja Putri Anemia. Jkm

(Jurnal Kesehat Masyarakat) Cendekia Utama. 2021;8(2):227–37.




DOI: https://doi.org/10.33085/jdg.v9i1.6847

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.