Determinan Faktor yang Berhubungan dengan Obesitas Remaja

Destantia - Syafritasari, Isna - Hikmawati, Yektiningtyastuti - -, ulfa - azizah

Abstract


Abstrak Pendahuluan: Masalah obesitas merupakan masalah global yang sering terjadi pada masyarakat, baik dinegara maju maupun berkembang termasuk Indonesia. Obesitas pada remaja menjadi penting untuk diperhatikan, hal ini dikarenakan remaja dengan obesitas 80% mempunyai peluang mengalami obesitas pada usia dewasa. Faktor yang beresiko obesitas antara lain kurangnya aktivitas fisik, sering mengonsumsi fast food, pola makan tidak seimbang, dan riwayat obesitas pada orang tua.Tujuan; ; Untuk mengetahui faktor yang hubungan dengan obesitas remaja. Metode; Desain penelitian kuantitatif menggunakan case control. Populasi penelitian siswa SMA. Sampel diambil dari SMA N 1 Kemangkon, MAN 2 Banyumas, dan SMA N 1 Batturaden. Rumus sampel menggunakan deskriptif kategorik dengan jumlah sampel 40 siswa, sehingga dalam penelitian 40 case (siswa obesitas) dan 40 control (siswa tidak obesitas). Pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa timbangan berat badan, microtoise, dan kuisioner pola makan dan kebiasaan olahraga yang telah tervalidasi dengan Alpha Cronbach’s 0,841 dan 0,729. Analisis data menggunakan uji ChiSquare dengan ∝ 5%. Hasil; Kejadian obesitas paling banyak dialami laki – laki 52.5%. Obesitas dengan faktor genetik sebanyak 37.5%. Pola makan kurang baik 71.4%. Kebiasaan olahraga tidak baik sebanyak 70.6%. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan obesitas (p=0,823), Namun terdapat hubungan signifikan antara faktor genetik (p=<0,001), pola makan (p=0,042) dan kebiasaan olaharaga (p=<0,001) dengan obesitas. Kesimpulan; Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan obesitas, Sedangkan terdapat hubungan antara faktor genetik, pola makan dan olahraga dengan kejadian obesitas. Kata Kunci: Pola Makan, Olahraga, Obesitas, Remaja, Fast food.

Abstract

Background; Obesity is a global problem that often occurs in society, both in developed and developing countries including Indonesia. Obesity in adolescents is important to note, this is because adolescents with obesity have an 80% chance of being obese in adulthood. Risk factors for obesity include lack of physical activity, frequent consumption of fast food, an unbalanced diet, and a history of obesity in parents. Objectives; to determine the relationship between eating patterns and exercise habits with the incidence of obesity in adolescents. Method; Quantitative research design using case control. The study population was high school students. Samples were taken from SMA N 1 Kemangkon, MAN 2 Banyumas, and SMA N 1 Batturaden. The sample formula used descriptive categorical with a sample size of 40 students, so that in the study 40 cases (obese students) and 40 controls (non-obese students). Sampling purposive sampling. The research instruments used were weight scales, microtoise, and questionnaires of diet and exercise habits that had been validated with Cronbach's Alpha 0.841 and 0.729. Data analysis used Chi-Square test with 5%. Results; The results showed that the incidence of obesity was mostly experienced by men 52.5%. Obesity with genetic factors as much as 37.5%. Poor diet 71.4%. Exercise habits are not good as much as 70.6%. The results of the analysis showed no relationship between gender and obesity (p=0.823), but there was a significant relationship between genetic factors (p=<0.001), diet (p=0.042) and exercise habits (p=<0.001) with obesity. Conclusion; There is no relationship between gender and obesity, while there is a relationship between genetic factors, diet and exercise with the incidence of obesity.

Keywords: Diet, Exercise habits, Obesity, Adolescents, Fast food.


Keywords


Pola Makan, Olahraga, Obesitas, Remaja, Fast food.

Full Text:

PDF

References


Sineke J, Kawulusan M, Purba RB, Dolang A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Dan Pola Makan Dengan Kejadian Obesitas Pada Siswa Smk Negeri 1 Biaro. J Gizido. 2019;11(01):28–35.

Alhowikan AM, Alsharqawy NE, Alazmaa NN, Saeed AI, Alhazzani YA, Alhowaish NY, et al. Lifestyle habits and obesity indices among male adolescents in Riyadh, Saudi Arabia. Sci Rep. 2023 Dec 1;13(1):1–9.

Meila Aziziyah N, Anggraeni E. Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas Remaja SMAN 1 Kutorejo Kabupaten Mojokerto. J SpikesNas [Internet]. 2024;03(01):981–92. Available from: https://spikesnas.khkediri.ac.id/SPIKesNas/index.php/MOO

AM H. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Obesitas Pada Remaja. Heal Tadulako J (Jurnal Kesehat Tadulako). 2023;9(2):137–47.

WHO. World Health Organization. 2021. Overweight and Obesity. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

Xie Q, Hao ML, Meng LB, Zuo XQ, Guo P, Qiu Y, et al. Effect of eating habits on obesity in adolescents: a study among Chinese college students. J Int Med Res. 2019;48(3):1–6.

WHO. World Health Organization. 2024. Overweight and Obesity. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

Kemenkes RI. Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Lembaga Penerbit Balitbangkes. 2018. 156 p.

Rahmawati R, Nurwati I, Wiboworini B. Does eating out cause in Overweight and Obesity in adolescence? [Internet]. Vol. 4, Global Health Science Group. 2023. Available from: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PICNHS

Bragg M, Lutfeali S, Greene T, Osterman J, Dalton M. How food marketing on instagram shapes adolescents’ food preferences: Online randomized trial. J Med Internet Res. 2021;23(10):1–13.

Diao H, Wang H, Yang L, Li T. The impacts of multiple obesity-related interventions on quality of life in children and adolescents: A randomized controlled trial. Health Qual Life Outcomes. 2020;18(1):1–9.

Arya Shridewi Abhigamika N, Ratna Saraswati M. Hubungan Antara Pola Makan dengan Obesitas Remaja Pada Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Denpasar. J Med Udayana [Internet]. 2020;9(2):2020. Available from: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum

Gloria Doloksaribu L, Kemenkes Medan Jurusan Gizi P. Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas Pada Orang Dewasa : Studi Literatur. Vol. 10. 2021.

Risky I, Program S, Masyarakat IK, Masyarakat K. Literartur Review: Pengaruh Pola Makan dan Kurangnya Aktivitas Fisik terhadap terjadinya Obesitas. JK J Kesehat. 2023;1(1):170–6.

Jerome GJ, Fink T, Brady T, Young DR, Dickerson FB, Goldsholl S, et al. Physical Activity Levels and Screen Time among Youth with Overweight/Obesity Using Mental Health Services. Int J Environ Res Public Health. 2022;19(4):1–9.

Martinez-Avila WD, Sanchez-Delgado G, Acosta FM, Jurado-Fasoli L, Oustric P, Labayen I, et al. Eating behavior, physical activity and exercise training: A randomized controlled trial in young healthy adults. Nutrients. 2020;12(12):1–14.

Castro EA, Carraça E V., Cupeiro R, López-Plaza B, Teixeira PJ, González-Lamuño D, et al. The effects of the type of exercise and physical activity on eating behavior and body composition in overweight and obese subjects. Nutrients. 2020;12(2):1–14.

Suza DE, Miristia V, Hariati H. Physical activities and incidence of obesity among adolescent in Medan, Indonesia. Open Access Maced J Med Sci. 2020;8:198–203.

Ester AL. Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMA Kota Bandung. 2020.

Crismayanti KD. Hubungan Kebiasaan Olahraga Dan Usia Menarche Dengan Dismenorea Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 2 Denpasar. Skripsi.Denpasar: Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. 2019.

Suha GR, Rosyada A. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja umur 13–15 tahun di Indonesia (analisis lanjut data Riskesdas 2018). Ilmu Gizi Indones. 2022;6(1):43.

Suriati I, Mansyur N. Jurnal Voice of Midwifery Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Obesitas Factors Related To Occurrence of Obesity. 2020;10(1):922–8.

Sutrisno. Pengaruh faktor genetik dan pola makan tehadap kejadian obesitas pada remaja kelas VII, VIII, IX di SMP Negeri 2 Ngaringan. Shine Cahaya S-1 Keperawatan. 2019;4(2):18–23.

Sánchez-López AM, Menor-Rodríguez MJ, Sánchez-García JC, Aguilar-Cordero MJ. Play as a method to reduce overweight and obesity in children: An RCT. Int J Environ Res Public Health. 2020;17(1):1–10.

Cahyorini RW, Komalyna INT, Suwita IK. Hubungan Pola Makan, Aktivitas Fisik dan Konsumsi Fast Food terhadap Kejadian Gizi Lebih pada Remaja. AgriHealth J Agri-food, Nutr Public Heal. 2022;2(2):123.

Agusanty SF, Kandarina I, Gunawan IMA. Faktor risiko sarapan pagi dan makanan selingan terhadap kejadian overweight pada remaja sekolah menengah atas. J Gizi Klin Indones. 2014;10(3):139.

Ardeshirlarijani E, Namazi N, Jabbari M, Zeinali M, Gerami H, Jalili RB, et al. The link between breakfast skipping and overweigh/obesity in children and adolescents: a meta-analysis of observational studies. J Diabetes Metab Disord. 2019;18(2):657–64.

Kurniasari WS, Widajanti L, Lisnawati N. Hubungan Asupan Sarapan dan Kecukupan Gizi dengan Kejadian Obesitas pada Mahasiswa di Jawa Tengah. Media Kesehat Masy Indones [Internet]. 2021;20(3):18. Available from: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mkmi

Wicherski J, Schlesinger S, Fischer F. Association between breakfast skipping and body weight—a systematic review and meta-analysis of observational longitudinal studies. Nutrients. 2021;13(1):1–20.

Simpati R, Sugesti R. Pengaruh Konsumsi Fast Food, Asupan Sarapan Pagi dan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja Putri. SIMFISIS J Kebidanan Indones. 2021;1(1):1–11.

Nugraha A, Sartono A, Handarsari E. Konsumsi fast food dan kuantitas tidur sebagai faktor risiko obesitas siswa SMA Institut Indonesia Semarang. J Gizi [Internet]. 2019;8(1):10–7. Available from: http://jurnal.unimus.ac.id

Syifa EDA, Djuwita R. Factors Associated with Overweight/Obesity in Adolescent High School Students in Pekanbaru City. J Kesehat Komunitas. 2023 Aug 8;9(2):368–78.

Iqbal M, Ngizan FN. Hubungan Gaya Hidup “Nongkrong”, Aktivitas Sedentary, dan Konsumsi Minuman Manis dengan Status Gizi pada Mahasiswa. J Nutr. 2023;25(1):1–11.

Nabawiyah N, Arneliwati Arneliwati, Yesi Hasneli N. Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja. Detect J Inov Ris Ilmu Kesehat. 2023;1(1):14–26.

Pratiwi AE, Awaliah. Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Aktivitas Fisik Pada Remaja Selama Pandemi Di Wilayah Rw.07 Jatijajar Depok. Naskah Publ. 2022;19–29.

Maghfira Nadia P, Wahyuni S WS. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Anak Sekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran, Kabupaten Semarang. J Holistics Heal Sci. 2019;1(1):14–5.

Maharani S, Hernanda R. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Usia Sekolah. J Ilm Multi Sci Kesehat [Internet]. 2020;12(2):285–99. Available from: http://jurnal.stikes-aisyiyah-palembang.ac.id/index.php/Kep/article/view/513/0

Nugroho PS. Jenis Kelamin Dan Umur Berisiko Terhadap Obesitas Pada Remaja Di Indonesia. An-Nadaa J Kesehat Masy. 2020;7(2):110.

Lubis MY, Hermawan D, Febriani U, Farich A. Hubungan Antara Faktor Keturunan, Jenis Kelamin Dan Tingkat Sosial Ekonomi Orang Tua Dengan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Di Universitas Malahayati Tahun 2020. Hum Care J. 2020;5(4):891.

Siddiq A, Rahani B, Tamba E, Korespondensi A. Gambaran Kejadian Obesitas dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi pada Usia di Atas 40 Tahun di Kelurahan Tanjung Duren Jakarta Tahun 2016 Description of Adult Obesity and Its Affecting Factors in Kelurahan Tanjung Duren , West Jakarta. Artik Penelit. 2016;44:1–9.

Dewita, Ebni, Kesehatan Tambusai Jurnal Kesehatan Tambusai J, Studi PS, universitas Pahlawan Tuanku Tambusai K. Hubungan Pola Makan dengan kejadian Obesitas Pada Remaja di SMA Negeri 2 Tambang Ebni Dewita. J Kesehat Tambusai. 2021;2(1):7–14.

Hafiza D,Utmi A NS. Hubungan Kebiasaan Makan dengan Status Gizi Pada Remaja SMP YLPI PEKANBARU. J Ilmu Keperawatan (Journal Nurs Sci [Internet]. 2020;9(2):86–96. Available from: https://jurnal.stikes-alinsyirah.ac.id/index.php/keperawatan/

Zulkarnain A, Alvina A. Hubungan kebiasaan berolahraga dan merokok dengan obesitas abdominal pada karyawan usia produktif. J Biomedika dan Kesehat. 2020;3(1):21–7.

Ioannou G, Petrou I, Manou M, Papadopoulou M, Tragomalou A, Kassari P, et al. Dietary and physical activity habits of children and adolescents after a personalized intervention for the management of obesity. Horm Res Paediatr [Internet]. 2023;96(16):226–7. Available from: https://www.embase.com/search/results?subaction=viewrecord&id=L643130422&from=export http://dx.doi.org/10.1159/000533803

Maslakhah NM, Prameswari GN. Pengetahuan Gizi, Kebiasaan Makan, dan Kebiasaan Olahraga dengan Status Gizi Lebih Remaja Putri Usia 16-18 Tahun. Indones J Public Heal Nutr. 2022 Mar 31;2(1):52–9.

Hernández-Reyes A, Cámara-Martos F, Molina-Luque R, Romero-Saldanã M, Molina-Recio G, Moreno-Rojas R. Changes in body composition with a hypocaloric diet combined with sedentary, moderate and high-intense physical activity: A randomized controlled trial. BMC Womens Health. 2019;19(1):1–12.




DOI: https://doi.org/10.33085/jdg.v7i2.6286

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.