Rasio Lingkar Pinggang Panggul, Asupan Serat, Betakaroten dengan Kadar Gula Darah: A Cross Sectional Study
Abstract
Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan kondisi dimana tubuh seseorang memiliki kadar gula darah yang melebihi batas normal. Faktor yang mempengaruhi diabetes melitus salah satunya adalah, asupan makan dan kelebihan berat badan. Konsumsi lemak yang tinggi dapat meningkatkan rasio lingkar pinggang panggul yang selanjutnya berhubungan dengan kadar gula darah. Asupan serat dan betakaroten yang baik juga mempengaruhi penurunan kadar gula darah.Tujuan: Menganalisis hubungan antara rasio lingkar pinggang panggul, asupan serat dan asupan betakaroten dengan kadar gula darah pada Guru Sekolah Dasar. Metode dan Sampel; Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 120 guru di wilayah kecamatan Cilandak. Teknik pengambilan menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi adalah guru SD yang bekerja di wilayah kecamatan Cilandak, berusia 25-60 tahun, bersedia menjadi responden dan tidak berpuasa. Adapun kriteria eksklusi yaitu responden tidak menyetujui untuk berpartisipasi, memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, serta mengonsumsi obat penurun kadar glukosa darah. Variabel dalam penelitian ini adalah rasio lingkar pinggang panggul, asupan serat dan betakaroten serta kadar gula darah yang diuji menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: Sebanyak 68% responden memiliki rasio lingkar pinggang panggul tidak normal. Sebagian besar responden memiliki asupan serat yang kurang kurang yaitu sebesar 88%. Sebanyak 92% responden memiliki asupan betakaroten yang kurang. Sebesar 100% responden memiliki kadar gula darah sewaktu normal. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan rasio lingkar pinggang panggul (p=0,098), asupan serat (p=0,245), asupan betakaroten (p=0,392) dengan kadar gula darah. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara rasio lingkar pinggang panggul, asupan serat, dan betakaroten dengan kadar gula darah.
Kata Kunci: Betakaroten, Serat, Kadar Gula Darah, Rasio Lingkar Pinggang Panggul.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
World Health Organization. Classification of Diabetes Mellitus 2019. Geneva; 2019.
Ilmi AF, Utari DM. Hubungan Lingkar Pinggang Dan Rasio Lingkar Pinggang-Panggul (RLPP) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Mahasiswa. J Nutr Coll. 2020;9(3):222–7.
Saeedi P, Petersohn I, Salpea P, Malanda B, Karuranga S, Unwin N, et al. Global and regional diabetes prevalence estimates for 2019 and projections for 2030 and 2045: Results from the International Diabetes Federation Diabetes Atlas. Diabetes Res Clin Pract. 2019;157:107843.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta Badan Penelit dan Pengemb Kesehat Kementeri Kesehat Republik Indones. 2018;
Kemenkes RI. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Kemenkes RI; 2018.
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021. Jakarta Pusat; 2021.
Kurniawan MR, Humaedi A. Gambaran Kesehatan Glukosa Darah, Kolesterol dan Asam Urat Pada Guru dan Karyawan SDN Cawang. JPKMI (Jurnal Pengabdi Kpd Masy Indones. 2020;1(3):176–85.
Karimah M-. Waist-Hip Circumference Ratio as Strongest Factor Correlation with Blood Glucose Level. J Berk Epidemiol. 2018;6(3):219.
Soviana E, Maenasari D. Asupan Serat, Beban Glikemik Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. 2019;12(1):1–11.
Fitriani LI, Murbawani EA, Nissa C. Hubungan Asupan Vitamin C, Vitamin E Dan Β-Karoten Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Wanita Usia 35-50 Tahun. J Nutr Coll. 2018;7(2):84.
Handayani S, Hidayati K. Analysis of Betacarotene, Total Sugar, and Organoleptic Jam of Purple Sweet Potato (Ipomoea Batatas L. Poir) Variation with Cassava Sugar (Manihot Esculenta). Amerta Nutr. 2024;8(2).
Oroh W. Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Kota Manado. J Keperawatan. 2018;6(1):1–6.
Sa’pang M, Puili D, Sitoayu L. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul (RLPP) Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Nutr Diaita. 2018;10(1):45–50.
Mulyani NS, Rita N. Hubungan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul (RLPP) dengan Kadar Gula Darah pada Pegawai di Puskesmas Sakti Pidie. AcTion Aceh Nutr J. 2016;1(2):94.
Huang T, Qi Q, Zheng Y, Ley SH, Manson JE, Hu FB, et al. Genetic predisposition to central obesity and risk of type 2 diabetes: two independent cohort studies. Diabetes Care. 2015;38(7):1306–11.
Agus RP. Mekanisme Resistensi Insulin Terkait Obesitas. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2019;8(2):354–8.
Benites-Zapata VA, Toro-Huamanchumo CJ, Urrunaga-Pastor D, Guarnizo-Poma M, Lazaro-Alcantara H, Paico-Palacios S, et al. High waist-to-hip ratio levels are associated with insulin resistance markers in normal-weight women. Diabetes Metab Syndr Clin Res Rev. 2019;13(1):636–42.
Ria Yuniati, Siti Fatimah Pradigdo MZR. Hubungan Konsumsi Karbohidrat, Lemak Dan Serat Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Lanjut Usia Wanita (Studi Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Kota Semarang Tahun 2017). J Kesehat Masy. 2017;5(4):759–67.
Witasari U, Rahmawaty S, Zulaekah S. Hubungan Tingkat Pengetahuan, Asupan Karbohidrat dan Serat dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. J Penelit dan Sains. 2009;10(2):130–8.
Amanda E, Bening S. Hubungan Asupan Zink, Magnesium, dan Serat dengan Kadar Gula Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RS PKU Muhammadiyah Temanggung. J Gizi. 2019;8(2):87–94.
Capuano E. The behavior of dietary fiber in the gastrointestinal tract determines its physiological effect. Crit Rev Food Sci Nutr. 2017;57(16):3543–64.
Harum A, Larasati T, Zuraida R. Hubungan diet serat tinggi dengan kadar HbA1c pasien DM tipe 2 di RSUD DR.H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Med J lampung Univ. 2013;2(4):79–87.
Ramezani A, Yousefinejad A, Javanbakht MH, Derakhshanian H, Tahbaz F. Effect of beta-carotene enriched carrot juice on inflammatory status and fasting blood glucose in type 2 diabetic patients. Curr Top Nutraceutical Res. 2014;12(1–2):1–8.
Kondororik F, Martosupono M, Susanto AB. Peranan β-karoten dalam Sistem Imun untuk Mencegah Kanker. J Biol dan Pembelajarannya. 2017;4(1):1–8.
Sani MFH, Setyowati S, Kadaryati S. Pengaruh teknik pengolahan terhadap kandungan beta-karoten pada brokoli (Brassica oleracea L.). Ilmu Gizi Indones. 2019;2(2):133.
Pritwani R, Mathur P. β-carotene Content of Some Commonly Consumed Vegetables and Fruits Available in Delhi, India. J Nutr Food Sci. 2017;07(05).
DOI: https://doi.org/10.33085/jdg.v7i1.6250
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








1.png)
