PENGARUH PROGRAM FAMILY NUTRITION EDUCATION TERHADAP POLA ASUH ANAK DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING

Syamsopyan Ishak, Ritma Dewanti, Ahmad Dahro, Anto J Hadi, Suherman Rate

Abstract


Pendahuluan; Masalah gizi sering mendapatkan perhatian di sebagian negara berkembang terutama stunting pada balita. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang disebabkan karena kurangnya gizi yang bersifat kronis sehingga tinggi badan kurang pada usianya. Intervensi gizi merupakan salah satu bukti keberhasilan kegiatan yang dapat meningkatkan status gizi. Tujuan; Penelitian ini untuk mengukur pengaruh intervensi program family nutrition education (famon-ed) sebagai pola asuh anak dalam upaya pencegahan stunting. Metode; Pendekatan penelitian ini menggunakan quasi experiment, yaitu pre-test and post-test dengan control group design. Kolompok pada penelitian ini terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan perlakukan intervensi family nutrition education (famon-ed) dengan media leaflet dan pada kelompok kontrol hanya diberikan leaflet saja. Masing-masing kelompok dilakukan pemantauan sebanyak 12 kali dengan frekuensi pemantauan 7 hari sekali selama 3 bulan sebelum dilakukan post-test. Data dianalisis berdasarkan kelompok menggunakan uji parametrik dependent t-test atau non parametrik wilcoxon. Hasil; Ada perbedaan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan gizi pada kelompok intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol juga ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan gizi, tetapi tidak ada perbedaan pada sikap dan praktik gizi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan gizi. Kesimpulan; Program family nutrition education (famon-ed) menggunakan media leaflet berpengaruh terhadap pola asuh anak. Sehingga program ini dapat menjadi salah satu upaya pencegahan stunting dalam pemberian makan.

Full Text:

PDF

References


Agus Hendra AL Rahmad, Miko A. Kajian Stunting Pada Anak Balita Berdasarkan Pola Asuh Dan Pendapatan Keluarga Di Kota Banda Aceh. Jurnal Kesmas Indonesia. 2016;8(2):63–79.

Wardita Y, Suprayitno E, Kurniyati EM. Determinants of Stunting in Toddlers. Journal of Health Science. 2021;VI(1):7–12.

Word Heath Organization. Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. 2014;

Word Heath Organization. Regional Director’s Remarks at The Launch of The Asia and The Pacific Regional Overview of Food Security and Nutrition 2022. 2023;

Kemenkes RI. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023;

Kementerian Sekretariat Negara RI. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara RI; 2021.

Rate S, Ishak S, Dewanti R, Wahyuni I. Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi Pada Remaja Putri Di Kabupaten Maros. Jurnal Ilmu Kebidanan. 2023;13(1):1–5.

Hadi AJ, Ishak S, Rantesalu M. The Rule of Nutrition Counseling Media to Students’ Snacking Behavior. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics). 2021;8(2):54.

Ramdhani A, Handayani H, Setiawan A. Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting. Semnas LPPM. 2020;28–35.

Simbolon D, Soi B, Ludji IDR, Bakoil MB. Pendampingan Gizi Spesifik dan Perilaku Ibu dalam Pola Asuh Anak Stunting Usia 6-24 Bulan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2022;17(1):13–24.

Pasanda A. Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Penjamah Makanan Sesudah Diberikan Penyuluhan Personal Hygiene di Hotel Patra Jasa Semarang. Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang; 2016.

Lolan YP, Sutriyawan A. Pengetahuan Gizi dan Sikap Orang Tua Tentang Pola Asuh Makanan Bergizi Dengan Kejadian Stunting. Journal of Nursing and Public Health. 2021;9(2):116–24.

Mentari TS. Pola Asuh Balita Stunting Usia 24-59 Bulan. Higeia Journal of Public Health Research and Development. 2020;4(4):84–94.

Dewanti R, Ishak S, Rate S, Herman H. Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Sikap Dalam Pemilihan Makanan Sehat Pada Remaja Di Area Pedesaan. Jurnal Ilmu Kebidanan. 2023;13(2):45–52.

Hadi AJ, Yetti E, Sudarman S, Manggabarani S, Ahmad H, Ritonga N, et al. Socio-Family Culture Against Stunting Risk: A Cross-Sectional Population-Based Study. NVEO-Natural Volatiles & Essential Oils Journal. 2022;9(1):1301–11.




DOI: https://doi.org/10.33085/jdg.v6i2.5928

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.