PENGEMBANGAN MODEL DOKTER GIGI KELUARGA UNTUK DETEKSI DINI KARIES, MALOKLUSI, DAN LESI MUKOSA MULUT PADA ANAK

Yufridika ., Firdha Muharraran, Dendy Dwirizki, Naila Khansa Nasyiwa, Putri Lasma Siagian

Abstract


Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak sering berkembang tanpa keluhan awal dan baru dikenali setelah menimbulkan nyeri, gangguan fungsi, perubahan pertumbuhan dentokraniofasial, atau lesi jaringan lunak yang menetap. Pelayanan yang episodik dan berorientasi kuratif kurang memadai untuk mengendalikan masalah tersebut. Kajian ini bertujuan mengembangkan model konseptual dokter gigi keluarga untuk deteksi dini karies, maloklusi, dan lesi mukosa mulut pada anak berdasarkan jurnal open access tahun 2014–2024. Penelusuran pustaka dilakukan secara terstruktur melalui PubMed/PubMed Central dan portal penerbit open access dengan kata kunci yang berkaitan dengan pelayanan berbasis keluarga, penilaian risiko karies, skrining maloklusi, lesi mukosa anak, teledentistry, dan rujukan. Bukti disintesis secara naratif tanpa meta-analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelayanan yang efektif perlu menggabungkan registrasi keluarga, penilaian faktor biologis dan sosial, pemeriksaan klinis tiga domain, klasifikasi risiko, edukasi orang tua, intervensi preventif individual, dokumentasi fotografi, pemantauan longitudinal, dan rujukan berjenjang. Model yang diusulkan diberi nama MODEL KELUARGA-SMILE, yaitu Sistem Monitoring, Identifikasi Risiko, Layanan Preventif, dan Eskalasi Rujukan. Enam tahap model terdiri atas registrasi keluarga, skrining tiga domain, stratifikasi risiko, intervensi preventif, pemantauan longitudinal, serta eskalasi dan rujukan. Dokter gigi keluarga berperan sebagai koordinator yang menghubungkan keluarga dengan sekolah, pelayanan primer, dokter anak, dokter keluarga, ortodontis, dokter gigi anak, dan spesialis penyakit mulut. Model ini masih bersifat konseptual dan memerlukan validasi isi, uji reliabilitas, uji akurasi, serta evaluasi efektivitas sebelum digunakan sebagai pedoman klinis formal.


Keywords


Anak, Deteksi Dini, Dokter Gigi Keluarga, Karies, Lesi Mukosa Mulut, Maloklusi

Full Text:

PDF

References


Adil, A. H., Eusufzai, S. Z., Kamruddin, A., Wan Ahmad, W. M. A., Jamayet, N. B., Karobari, M. I., & Alam, M. K. (2020). Assessment of parents’ oral health literacy and its association with caries experience of their preschool children. Children, 7(8), 101. https://doi.org/10.3390/children7080101

Aldweesh, A. H., Ben Gassem, A. A., AlShehri, B. M., AlTowaijri, A. A., & Albarakati, S. F. (2022). Parents’ awareness of early orthodontic consultation: A cross-sectional study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 1800. https://doi.org/10.3390/ijerph19031800

AlShaya, M., Farsi, D., Farsi, N., & Farsi, N. (2022). The accuracy of teledentistry in caries detection in children—A diagnostic study. Digital Health, 8, 20552076221109075. https://doi.org/10.1177/20552076221109075

Alsaggaf, D. H., Alqarni, M. Z., Barayan, S. A., Assaggaf, A. A., & Alansari, R. A. (2022). Parents’ awareness of malocclusion and orthodontic consultation for their children: A cross-sectional study. Children, 9(12), 1974. https://doi.org/10.3390/children9121974

Alwusaybie, M. M., AlBaqshi, F. S., Alshaks, M. A., Zaki Alabdullah, M., Abdulaziz Alwosaibei, M., AlBahrani, H. J., et al. (2024). Parental knowledge and awareness regarding early orthodontic consultation in children: A cross-sectional study. Cureus, 16(11), e73842. https://doi.org/10.7759/cureus.73842

Aly, N. M., El Kashlan, M. K., Giraudeau, N., & El Tantawi, M. (2024). A Tele-detection and referral pAthways model for early childhood cariEs control—Protocol for randomized factorial study: TRACE. BMC Oral Health, 24, 934. https://doi.org/10.1186/s12903-024-04706-8

Alzahrani, A. Y., El Meligy, O., Bahdila, D., Aljawi, R., Bamashmous, N. O., & Almushayt, A. (2024). The influence of parental oral health literacy on children’s oral health: A scoping review. Journal of Clinical Pediatric Dentistry, 48(4), 16–25. https://doi.org/10.22514/jocpd.2024.074

Amadori, F., Bardellini, E., Conti, G., & Majorana, A. (2017). Oral mucosal lesions in teenagers: A cross-sectional study. Italian Journal of Pediatrics, 43, 50. https://doi.org/10.1186/s13052-017-0367-7

Brega, A. G., Thomas, J. F., Henderson, W. G., Batliner, T. S., Quissell, D. O., Braun, P. A., Wilson, A. R., Bryant, L. L., Nadeau, K. J., & Albino, J. (2016). Association of parental health literacy with oral health of Navajo Nation preschoolers. Health Education Research, 31(1), 70–81. https://doi.org/10.1093/her/cyv055

Butera, A., Maiorani, C., Morandini, A., Simonini, M., Morittu, S., Barbieri, S., Bruni, A., Sinesi, A., Ricci, M., Trombini, J., & Scribante, A. (2022). Evaluation of children caries risk factors: A narrative review of nutritional aspects, oral hygiene habits, and bacterial alterations. Children, 9(2), 262. https://doi.org/10.3390/children9020262




DOI: https://doi.org/10.33085/hmj.v1i1.6622

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Sponsored/Supported by:

                     

 E-ISSN : 3123-1993

Contact Person:

dr. Miftah Keumala Sari 
Medicine, Faculty of Medicine, Institut Kesehatan Helvetia.
Jl. Kapten Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Hp: +6281370755055. Tel/Faks: (061) 42084606
Email: helvetiamedicaljournal@helvetia.ac.id.