Pelatihan Peregangan pada Pekerja Konveksi Sebagai Upaya Penurunan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs)
Abstract
Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang umum dialami oleh pekerja, khususnya di sektor konveksi yang melibatkan posisi duduk membungkuk dan aktivitas berulang dalam jangka waktu lama. Posisi seharusnya dilakukan dengan punggung tetap tegak dan siku sejajar meja kerja untuk mencegah ketegangan otot. Pekerja konveksi di Pusat Industri Kecil (PIK) Kota Medan tergolong kelompok yang sangat rentan terhadap gangguan ini sebab proses kerja yang monoton, repetitif, dan dilakukan tanpa penerapan ergonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja mengenai bahaya MSDs serta memberikan solusi praktis melalui pelatihan peregangan yang mudah diterapkan di lingkungan kerja. Metode yang digunakan adalah kombinasi ceramah edukatif dan intervensi peregangan praktis, yang dilengkapi dengan media video peregangan dari Kementerian Kesehatan RI, diskusi interaktif, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pekerja konveksi dan mencakup tahapan sosialisasi awal, penyuluhan materi, simulasi gerakan peregangan, hingga dokumentasi akhir. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan pekerja setelah pelatihan, dari 47% menjadi 80%. Selain itu, keluhan nyeri pada leher, bahu dan punggung yang sebelumnya dirasakan banyak peserta mengalami penurunan. Pelatihan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan mitra, bersifat praktis, tidak memerlukan alat tambahan, dan dapat dilakukan secara mandiri. Dampak positif kegiatan ini tidak hanya terlihat pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada perubahan perilaku dan semangat menjaga kesehatan kerja. Keberhasilan program ini menunjukkan potensi replikasi di sektor kerja lain yang memiliki risiko serupa, dengan dukungan pemantauan berkelanjutan untuk hasil yang optimal
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Romadhoni DL, Ramadhani AN, Lidiana EH. Relationship of Work In Pandemic Era With Increased Risk of Musculosceletal Disorders That Lead To Change In Cervical Posture. J Epidemiol Public Heal. 2021;6(3):347–54.
Tjahayuningtyas A. Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Informal Factors Affecting Musculoskeletal Disorders (Msds) in Informal Workers. Indones J Occup Saf Heal. 2019;8(1):1–10.
Wardani R, Meirino M, Lestari DD, Giawa D. Upaya Pencegahan Gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Karyawan dan Karyawati Front Office Department di Klinik Recons Fit Palembang. J Abdimas Kedokt dan Kesehat. 2023;1(2):116–24.
Oktavia YY, Safaryna AM, Isfandiari MA. Analisis Hubungan Faktor Pekerjaan dengan Musculokeletal Disoeders (MSDs) pada Penjahit di Kabupaten Pamekasan. J Ilm Permas J Ilm STIKES Kendal. 2023;13(2):491–8.
Nabi MH, Kongtip P, Woskie S, Nankongnab N, Sujirarat D, Chantanakul S. Factors Associated With Musculoskeletal Disorders Among Female Readymade Garment Workers In Bangladesh: A Comparative Study Between OSH Compliant and Non-Compliant Factories. Risk Manag Healthc Policy. Taylor & Francis; 2021;1119–27.
Indrawati EP, Tirtayasa IK, Adiatmika IPG. Pelatihan Peregangan Dan Istirahat Aktif Menurunkan Keluhan Muskuloskeletal, Kelelahan Mata Dan Meningkatkan Konsentrasi Kerja Karyawan Rekam Medis Rumah Sakit Sanglah Denpasar. J Ergon Indones. Udayana University; 2015;1(1):318010.
Kamariah K, Arifin A, Setiadi G. Posisi Kerja dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Pakaian. J Kesehat Lingkung J Dan Apl Tek Kesehat Lingkung. 2020;17(1):5–10.
Siddiq MN, Pristianto A. Teknik Peregangan Aplikatif. Surakarta: Muhammadiyah University Press; 2024.
Ramdan IM, Azahra A. Menurunkan Keluhan Gangguan Muskuloskeletal Pada Penenun Tradisional Sarung Samarinda Melalui Pelatihan Peregangan Otot di Tempat Kerja. J Abdimas BSI J Pengabdi Kpd Masy. 2020;3(2):109–17.
Mulia BH. Pengaruh Pemberian Intervensi Senam Peregangan di Tempat Kerja Terhadap Penurunan Gangguan Msds dan Kadar Asam Urat Darah. J Keperawatan. 2019;12(1).
Page P. Current Concepts In Muscle Stretching For Exercise and Rehabilitation. Int J Sports Phys Ther. 2012;7(1):109.
Nurmin S, Sarman A. Pengaruh Stretching Terhadap Perubahan Fleksibilitas Otot Pemain Futsal Cherubim Fc Makassar. Media Fisioter Politek Kesehat Makassar. 2019;11(2):41–8.
Afia FN, Oktaria D. Pengaruh Stretching Terhadap Pekerja yang Menderita Low Back Pain. J Kesehat Dan Agromedicine. 2018;5(1):478–82.
Alfiyanto M, Gandasari MF. Efektifitas Peregangan Statis dan Dinamis Terhadap Kelincahan. J Pendidik Kesehat Rekreasi. 2024;10(2):260–72.
Sulaiman S, Erwansyah R, Maryaningsih M, Anggriani A, Vera Y. Sosialisasi dan Penanganan Fisioterapi pada Lansia di Puskesmas Kutalimbaru. J Pengabdi Masy Ilmu Kesehat. 2023;4(1):5–9.
DOI: https://doi.org/10.33085/jpmik.v6i2.6530
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Sponsored/Supported by:
Contact Person:
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara-20124, Indonesia
Hp: +6285276779848. Tel: (061) 42084606





