Pemberian Edukasi Mengenai Penggunaan KB Sebagai Upaya Mengatur Jarak Kehamilan yang Sehat pada Pasangan Usia Subur

Jumadiah Wardati, Meyana Marbun, Sri Rahma Friani, Noni Herawati, Putri Handayani, Yolanda Yolanda

Abstract


Ledakan penduduk dapat terus meningkat akibat penambahan angka kehamilan. Bahkan beberapa keluarga mengalami kesulitan dalam mengontrol kelahiran. Keluarga berencana merupakan suatu cara yang memungkinkan seseorang untuk mencapai jumlah anak yang diinginkan dan menentukan jarak kehamilan, dimana hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode kontrasepsi. Pasangan Usia Subur (PUS) adalah pasangan yang berada dalam rentang usia dimana wanita mampu untuk hamil dan melahirkan, umumnya antara 15 hingga 49 tahun. Sedangkan program keluarga berencana (KB) adalah suatu upaya untuk membantu pasangan dalam menentukan jumlah anak yang diinginkan dari jarak kelahiran. Pada umumnya PUS  harus mengikuti program KB karena sebagian besar aktivitasnya dilakukan di rumah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah  untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan mengatur jarak kehamilan sehingga dapat mengurangi ledakan penduduk akibat penambahan angka kehamilan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para peserta mengenai cara penggunaan kontrasepsi yang baik dan benar. Selain itu, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk memilih metode kontrasepsi yang cocok dan sesuai dengan kondisi mereka. Pendekatan yang dilakukan yaitu metode partisipatif dengan melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat untuk mendapat perizinan dan dukungan dalam memberikan edukasi kepada sasaran kegiatan yaitu Pasangan Usia Subur (PUS).  Kegiatan ini juga meliputi pemberian edukasi berupa penyuluhan yang menggunakan media seperti video edukasi dan poster. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan.


Keywords


Keluarga Berencana; Jarak Kehamilan; Pasangan Usia Subur

Full Text:

PDF

References


Yunita EP. Penggunaan Kontrasepsi dalam Praktik Klinik dan Komunitas. Malang: UB Press; 2019.

Muhatiah R. Partisipasi Pria dalam Program Keluarga Berencana (KB). Marwah J Perempuan, Agama dan Jender. 2012;11(1):1–18.

Aryunani A, Nur Hidayatul A, Farida H, Dinik Dwi Windarwati W, Fitriyatul Hasanah H, Zurniatur Rizqiyah R, et al. Edukasi Penggunaan KB Sebagai Upaya Pengaturan Jarak Kehamlan pada Masa Pandemi di PMB H. Farida Hajri, S. ST., Bd Surabaya. Universitas Muhammadiyah Surabaya;

Singarimbun RJ, Sihombing RJ. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelayanan KB Terhadap Keikutsertaan PUS Ber-KB di Kecamatan Medan Tuntungan. J Pengabdi Kpd Masy Nusant. 2021;1(3):89–93.

Purba DH, Sari MHN, Syamdarniati, Purba AMV, Yuliani M, Anggraini DD, et al. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Yayasan Kita Menulis; 2021.

Kementerian Kesehatan RI. Pentingnya Penggunaan Alat Kontrasepsi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018.

Martyas T. Peningkatan Peran Bidan dalam Konseling Keluarga Berencana (KB) Di Puskesmas Kutawis Kabupaten Purbalingga. J Ekon Bisnis, dan Akunt. 2017;19(4).

Sidauruk A. Evaluasi Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) Guna Mewujudkan Keluarga Sejahtera di Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Universitas Medan Area; 2023;

Amartani R, Masan L, Haryanti Y, Kurniati PT, Montessori Y, Lestari AS. Edukasi Penggunaan KB Sebagai Upaya Pengaturan Jarak Kehamilan pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Nobal Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang. J Abdi Masy Multidisiplin. 2023;2(2):1–4.

Fatmayanti A, Laili AN, Titisari I, Ula Z, Munawarah R, Pratamaningtyas S, et al. Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Vol. 1. Get Press; 2022.

Sari PM, Dewi AR, Frafitasari DY. Peningkatan Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Melalui Edukasi Keluarga Berencana (KB). J Community Engagem Empower. 2022;4(2).

Suhaid DN, Sulistiani RP, Manungkalit EM, Pabeno Y, Sada M, Pratiwi AI, et al. Pengantar Promosi Kesehatan. Pradina Pustaka; 2022.

Hidayat N. Kajian Kebijakan Kependudukan di Indonesia. Publikauma J Adm Publik Univ Medan Area. 2013;1(2):24–36.

Syafi’i I, Ihwan M. Studi Komparatif terhadap Undang-Undang No. 52 Tahun 2009 dan Hukum Islam tentang Program Keluarga Berencana di Indonesia. Istidlal J Ekon Dan Huk Islam. 2022;6(1):38–54.

Wahyuni Y, Asy-Syakhsiyyah A-A. Pandangan Masyarakat Terhadap Program Keluarga Berencana dalam Mewujudkan Keluarga Sejahtera (Studi Kasus Terhadap Masyarakat Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo).




DOI: https://doi.org/10.33085/jpmik.v6i1.6400

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person:

Dian Zuiatna
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Institut Kesehatan Helvetia
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara-20124, Indonesia
Hp: +6285276779848. Tel: (061) 42084606
email: pemasilkes@helvetia.ac.id
Faks. (061) 42084606Website: https://helvetia.ac.id/.