Hubungan ASI Eksklusif, Status Imunisasi dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita
Abstract
Pada tiga tahun terakhir, kasus stunting anak balita di Puskesmas Lapandewa di Kabupaten Buton Selatan terus meningkat. Pada tahun 2020, tercatat sebanyak 81 kasus. Angka tersebut meningkat menjadi 127 kasus di tahun 2021, dan pada tahun 2022 terus bertambah menjadi 147 kasus. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan ASI Eksklusif, status imunisasi dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada anak balita di Kabupaten Buton Selatan. Lokasi Penelitian di Kabupaten Buton Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Lapandewa. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik, menggunakan desain cross-sectional. Populasi 408 anak balita dan 202 menjadi sampel. Random sampling stratified adalah metode pengambilan sampel. Untuk menganalisis data, analisis univariat dan bivariat digunakan, serta uji chi-kuadrat. Data diproses menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk variabel ASI eksklusif p-Value = 0.000 dan α = 0.05, di mana p < α. Variabel Status imunisasi p-Value = 0.000 dan α = 0.05, di mana p < α. Variabel Sanitasi Lingkungan p-Value = 0.000 dan α = 0.05, di mana p < α. Kesimpulan penelitian ini menunjukan adanya hubungan ASI Eksklusif, status Imunisasi dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting di Wilayah kerja Puskesmas Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. Berdasarkan Hasil yang diperoleh disarankan kepada Petugas Kesehatan agar lebih mengefektifkan program edukasi bagi ibu hamil dan ibu yang memiliki balita tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif, kelengkapan Status Imunisasi, dan Sanitasi Lingkungan yang memenuhi syarat agar dapat mencegah kejadian stunting dan juga perlu dukungan advokasi dari Pemerintah daerah terhadap program preventif untuk hasil yang lebih baik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ruswati R, Leksono AW, Prameswary DK, Pembajeng GS, Inayah I, Felix J, et al. Risiko Penyebab Kejadian Stunting Pada Anak. J Pengabdi Kesehat Masy. 2021;1(2).
Ibrahim IA, Alam S, Adha AS, Jayadi YI, Fadlan M. Hubungan Sosial Budaya dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Bone-Bone Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Tahun 2020. Al Gizzai. 2021;1(1).
Ernidayati E, Irianto SE, Noviansyah N, Budiati E, Karyus A. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. Poltekita J Ilmu Kesehat. 2022;16(3):376–83.
Kemenkes RI. Angka Stunting Tahun 2022 Turun Menjadi 21,6 Persen. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan; 2022.
Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023.
Radjulaeni NAA, Masriadi M, Ahri RA. Implementasi Percepatan Penurunan Stunting Menurut Perpres No 72 Tahun 2021 di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Indonesia: Accelerated Implementation of Stunting Reduction According to Presidential Decree No. 72 of 2021 in Banggai Laut Regency, Central Sulawesi, Indonesia. J Aafiyah Heal Res. 2024;5(2):224–35.
Oktafiyani F. Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lapandewa Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2022. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin; 2023.
Dinkes Busel. Data Balita Stunting. Buton: Dinas Kesehatan; 2025.
Dinkes Busel. Prevalensi Balita Stunting Berdasarkan Kabupaten Buton Selatan. Buton: Dinas Kesehatan; 2025.
Puskesmas Lapandewa. Status Gizi Balita. Buton: Puskesmas Lapandewa; 2020.
Puskesmas Lapandewa. Status Gizi Balita. Buton: Puskesmas Lapandewa; 2021.
Puskesmas Lapandewa. Status Gizi Balita. Buton: Puskesmas Lapandewa; 2022.
Madinah A, Rahman N. Risk Factors for Stunting in School Children at Poboya Elementary School. J Heal Nutr Res. 2022;1(1):1–5.
Fatihunnajah MF, Budiono I. Faktor Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Indones J Public Heal Nutr. 2023;3(1):69–79.
Soraya S, Ilham I, Hariyanto H. Kajian Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. J Pembang Berkelanjutan. 2022;5(2):98–114.
Rusdi PHN. Hubungan Pemberian Nutrisi dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita. Hum Care J. 2021;6(3):731–6.
Nuzula F, Oktaviana MN, Purwitaningtyas RY. Membangun Kesadaran dalam Mendukung Keberlangsungan Pemberian ASI Eksklusif Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Perempuan. Soc J Pengabdi dan Pemberdaya Masy. 2022;2(2):89–102.
Nasution EY. Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap. Padang Sidempuan: PT Inovasi Pratama Internasional; 2022.
Safitri D, Hutabarat DS, Ginting SB, Rosarita A, Sakinah S. Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi di Klinik Bidan Sri Wulandari Tahun 2023. J Ris Ilmu Kesehat Umum dan Farm. 2023;1(4):48–57.
Aisah S, Ngaisyah RD, Rahmuniyati ME. Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan. In: Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu. 2019. p. 49–55.
Suryani AS. Pembangunan Air Bersih dan Sanitasi saat Pandemi Covid-19. Aspir J Masal Sos. 2020;11(2):199–214.
Angraini W, Febriawati H, Amin M. Akses Jamban Sehat Pada Balita Stunting. J Keperawatan Silampari. 2022;6(1):117–23.
Pitriani P, Sanjaya K, Suwahyuni R, Jamaluddin J. Edukasi Protokol Kesehatan 3 M Sebagai Upaya Pencegahan Covid 19 Di SDN Inti Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu Sulawesi Tengah. Abdi Wiralodra J Pengabdi Kpd Masy. 2021;3(2):110–22.
Majid M, Tharihk AJ, Zarkasyi R. Cegah Stunting Melalui Perilaku Hidup Sehat. Pekalongan: Penerbit NEM; 2022.
DOI: https://doi.org/10.33085/jkg.v8i2.6355
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Sponsored/Supported by:
Contact Person:
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Hp: +6282 3659 99629. Tel/Faks: (061) 42084606
1.png)







