Efektivitas Microlearning Berbasis Whatsapp dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Risiko Kehamilan Dini

Ramah Hayu, Nurul Abdillah

Abstract


Pendahuluan: Kehamilan dini pada remaja merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Di Indonesia, angka kehamilan remaja masih tinggi, yaitu 36 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2024, dengan sekitar 7% remaja perempuan usia 15–19 tahun telah mengalami kehamilan, atau lebih dari 50.000 kasus per tahun. Di Kota Padang, dari sekitar 3.500 kelahiran remaja, 18% berasal dari kelompok usia 15–19 tahun, menunjukkan bahwa besarnya masalah ini juga nyata di tingkat lokal. Salah satu upaya pencegahan adalah melalui peningkatan pengetahuan remaja mengenai risiko kehamilan dini. Metode edukasi konvensional sering menghadapi kendala keterbatasan waktu dan keterlibatan peserta. Microlearning berbasis WhatsApp menjadi alternatif media edukasi yang fleksibel, interaktif, dan mudah diakses. Tujuan: Mengetahui efektivitas microlearning berbasis WhatsApp dibandingkan metode edukasi konvensional dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan dini. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 200 siswa SMA di Kota Padang, dibagi menjadi kelompok intervensi (microlearning WhatsApp) dan kelompok kontrol (edukasi konvensional). Data dianalisis dengan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Kelompok intervensi mengalami peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 9,9 ± 1,0 menjadi 13,0 ± 1,3 (selisih 3,1 ± 1,2; p<0,001). Kelompok kontrol meningkat dari 9,3 ± 0,9 menjadi 12,1 ± 1,3 (selisih 2,8 ± 1,1; p<0,001). Perbedaan peningkatan antar kelompok signifikan secara statistik (p=0,040). Kesimpulan: Microlearning berbasis WhatsApp lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai risiko kehamilan dini. Model ini dapat diintegrasikan dalam program edukasi kesehatan sekolah untuk mencegah kehamilan dini di kalangan remaja.

Keywords


WhatsApp, Microlearning, Kehamilan Dini, Pengetahuan, Remaja

Full Text:

PDF

References


WHO. Adolescent Pregnancy: Key Facts. New York: World Health Organization; 2022.

Rahmawati A SD. Pendidikan Seksual dalam Kurikulum Sekolah: Sebuah Evaluasi. J Pendidik. 2021;9(3):45–57.

BKKBN. Profil Kependudukan Remaja Indonesia. Jakarta : Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional;

Kemenkes RI. Laporan Riskesdas 2018. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.

H. S. Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Kehamilan Dini di Indonesia. J Kesehat Reproduksi. 2022;8(2).

Putri S et al. WhatsApp Based Health Education for Adolescents. J Digit Learn. 2024;14(2).

Hayu R et al. Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi melalui Ceramah dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan pada Remaja. J Ilm Kesehatan. 2024;10(1):67–77.

Zhang X DY. WhatsApp as an Educational Tool: Exploring Microlearning in Adolescent Health Education. Health Educ J. 2024;81(4).

Tretter F L-SH. Digital Microlearning: Potentials and Limits in Health Education. J Med Syst. 2022;46(3).

Kosasih CE, Solehati T MI. WhatsApp Based Educational interventions on Reproductive Health among Triad Adolescents: a Quasi Experimental Study. Belitung Nurs J. 2024;10(1).

Nugroho HS et al. Pengaruh Microlearning Digital terhadap Literasi Reproduksi Remaja di Jawa Tengah. J Kesehat Reproduksi Remaja Indones. 2023;5(1).

Odeh LE et al. Social Media Health Campaigns: a Meta review of WhatsApp Interventions. Heal Promot Int J. 2023;22(4).

Kim K LD. The Effectiveness of Mobile-Based Microlearning in Improving Health Knowledge: a Meta Analysis. J Med Internet Res. 2019;21(12).

Dinkes Padang. Profil Kesehatan Kota Padang 2022. Padang : Dinas Kesehatan Kota Padang; 2024.

Hadirsman. Tanya Jawab Penelitian kesehatan. Yogyakarta: Gosyen Publishing; 2021.

Kallista R et al. Mobile Health for Adolescent Sexual Education. Int J Public Health. 2021;16(4).

Ismail M et al. Evaluating WhatsApp Based Health Interventions among Youth in Southeast Asia. JMIR Public Heal Surveill. 2023;20(9).

Chisholm BS, Blockman M WM. Acceptability and Feasibility of WhatsApp Based HIV Microlearning for Healthcare Workers in Remote South African clinics. Nurse Educ Pract. 2025;10(4).




DOI: https://doi.org/10.33085/jbk.v8i3.6637

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Bidan Komunitas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person: Wardiah Suryani

Midwifery Department, Faculty of Pharmacy and Health, Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia.

Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124.

Call/WA : +6281993662783. Telp : (061) 42084106

email : bidankomunitas@helvetia.ac.id