Faktor yang Berhubungan dengan Lamanya Pelepasan Tali Pusat di Klinik Diana Sunggal Medan

Ramadhani Syafitri Nst, Nurul Mouliza, Yuka Oktafirnanda

Abstract


Latar Belakang: Masa neonatus dianggap masa yang rawan hingga memerlukan perhatian dan penanganan sebaik-baiknya. Berdasarkan data WHO anak-anak menghadapi risiko kematian tertinggi di bulan pertama kehidupan mereka, dengan 2,6 juta bayi baru lahir meninggal pada tahun 2016. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan lamanya pelepasan tali pusat di Klinik Diana Sunggal Tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang memiliki bayi 0-20 hari di Klinik Diana Sunggal Medan. Pengambilan sampel menggunakan metode total populasi sejumlah 30 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer, diperoleh dari hasil kuisioner yang dibagikan oleh peneliti. Hasil: uji statistik chi square menunjukkan bawa variabel pengetahuan ibu dengan lamanya pelepasan tali pusat didapat p-value 0,204, sikap ibu dengan lamanya pelepasan tali pusat didapat p-value 0,594. Perawatan tali pusat dengan lamanya pelepasan tali pusat didapat p-value 0,033. Kesimpulan: dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan lamanya pelepasan tali pusat, sedangkan perawatan tali pusat dengan lamanya pelepasan tali pusat memiliki hubungan yang signifikan. Disarankan kepada petugas kesehatan memberikan penyuluhan kepada ibu nifas yang bersifat edukasi dan lebih menekankan pada  saat ibu nifas pulang kerumah sehingga ibu juga dapat melakukan perawatan tali pusat yang bersih dan aman sehingga tidak terjadi infeksi

Keywords


Pengetahuan, Sikap, Perawatan Tali Pusat, Lama Pelepasan

Full Text:

PDF

References


Asiyah N, Islami I, Mustagfiroh L. Perawatan Tali Pusat Terbuka sebagai Upaya Mempercepat Pelepasan Tali Pusat. Indonesia Jurnal Kebidanan. 2017;1(1):29–36.

Azizah AR. Perbedaan Waktu Lepasnya Tali Pusat yang Dibungkus dengan Kassa Steril dan Perawatan Terbuka pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa Kabupaten Semarang. 2015; Thesis.

Organization WH. World Health Statistics 2016: Monitoring Health for the Sdgs Sustainable Development Goals. World Health Organization; 2016.

SDKI. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017;Jakarta

Departemen Kesehatan. Profil Kesehatan Kota Medan Tahun 2017; Medan

Profil Kesehatan Sumut. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun Kesehatan Profil Sumatera 2018.

Suryani, Irma. Profil Kesehatan Kota Medan. Profil Kesehat Sumatra Utara. 2016;51.

Aisyah S. Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak, Pra Sekolah. Medan: Yayasan Helvetia; 2016.

Wahyuny R. Peyuluhan Ibu Hamil tentang Perawatan Tali Pusat di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Hilir 1 Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2017. Jurnal Martenity Neonatal. 2018;2(5):280.

Wawan A, Dewi M. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta Nuha Med. 2015;11–8.

Hariyanto; Eva Febriana. Perbedaan Lama Pelepasan Tali Pusat berdasarkan Perawatan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir. J Delima Harapan. 2018;5(1):40–7.

Hindratni F. Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Perawatan Tali Pusat dengan Waktu Lepasnya Tali Pusat. Menara Ilmu. 2018;12(2).

Rejeki S. Praktik Perawatan Tali Pusat oleh Ibu dengan Kejadian Infeksi Tali Pusat Bayi Baru Lahir di Semarang. 5th Urecol Proceeding. 2017; (February) :1145–52.

Rahmawati A. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas tentang Perawatan Tali Pusat dengan Lama Pelepasan Tali Pusat Bayi di BPM Sri Romdati Gunung Kidul. J Kesehat Almuslim. 2016;2(3):8–13.

Susanti. Hubungan Perawatan Tali Pusat dengan Lama Lepas Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di Puskemas Lakessi Kota Parepare. Jurnal Masker Medika.2017;4(4):37–42.

Simanungkalit HM, Sintya Y, Kemenkes P, Raya P. Perawatan Tali Pusat dengan Topikal ASI terhadap Lama Pelepasannya. Jurnal Ilmu Kesehatan 'Afiyah. 2019;5(4):364–70.

Abata Q. Merawat Bayi Baru Lahir. Yogjakarta Yayasan PP Al-Furqon. 2015;Yogjakarta.




DOI: https://doi.org/10.33085/jbk.v4i2.4847

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Bidan Komunitas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person: Wardiah Suryani

Midwifery Department, Faculty of Pharmacy and Health, Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia.

Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124.

Call/WA : +6281993662783. Telp : (061) 42084106

email : bidankomunitas@helvetia.ac.id