Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan

Mulidan Mulidan, Anggi Hanafiah Syanif, Dedi Syaiful, Muflih Muflih

Abstract


Latar belakang: Gagal jantung kongestif (congestif  heart  failure) merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan ketidak mampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi pada jaringan tubuh. Gagal jantung dapat ditandai dengan adanya kelebihan (overload) volume darah, perfusi jaringan yang tidak adekuat dan toleransi aktivitas yang buruk. Gagal jantung  kongestif  terjadi  karena  gangguan  kontraktilitas  jantung (disfungsi sistolik)  atau  pengisian  jantung  (diastole)  sehingga curah jantung lebih rendah dari normal. Tujuan: mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan tingkat nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jenis penelitian analisis deskriptif metode survei analitik dengan pendekatan cros-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berjumlah 88 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling dalam penelitian tentang hubungan karakteristik (independent) dan tingkat nyeri (independent) pada pasien gagal jantung kongestif (dependent). Analisa data yang digunakan adalah uji statistik dengan menggunakan uji chi-square  dengan nilai p-value<0,05.

Berdasarkan dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dari setiap karakteristik terdapat 1 karakteristik yang saling berhubungan yaitu jenis kelamin mayoritas pengelaman nyeri sedang 36 orang (40,9%), nyeri berat 9 orang (10,2%) dan berat sekali 11 orang (12,5%), sedangkan laki-laki pengalaman nyeri berat 9 orang (10.2%) dan berat sekali 12 orang (13,6%), dengan hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik usia dan jelnias kelamin dnegan pengalaman/tingkat nyeri yang di rasikan oleh pasien dengan gagal jantung kongestif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien memiliki dampak atau hubungan yang signifikan dari karekteristik usia dan jenis kelamin dalam mengahadapi nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Implikasi Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen nyeri bagi pasien dan keluarga yang mengalami gagal jantung kongestif. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi yang meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen nyeri untuk meminimalkan nyeri tersebut.


Keywords


Karakteristik;tingkat nyeri;gagal jantung kongestif

Full Text:

PDF

References


Ainunnisa, K. (2020). Hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal jantung. Skripsi Thesis.

Anindia, W., Rizkifani, S., & Iswahyudi. (2019). Kajian Karakteristik Pasien Gagal Jantung Kongestif di Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN, 4(1), 1–6.

Arsani, N., Wahyuni, N., Agustini, N. N. M., & Budiawan, M. (2022). Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Kardiovaskular. Proceeding Senadimas Undiksha, 1(1), 663–668.

Febrianti, N. (2024). Efektivitas Terapi Hipnosis 5 Jari Dalam Mengurangi Ansietas Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(12), 6000–6005.

Ismoyowati, T. W., Teku, I. S. D., Banik, J. C., & Sativa, R. A. O. (2021). Manajemen Nyeri untuk Congestive Heart Failure. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 12(1), 107–112.

KURNIANTO, E., Agus Prasetyo, A. P., & Engkartini, E. (2024). Gambaran Karakteristik Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Ruang IGD RSUD Cilacap Tahun 2023. Universitas Al-Irsyad Cilacap.

Pratiwi, H. S., & Fibriyanti, E. (2025). Laporan Kasus Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di Ruang IGD RSUD Wates Kulon Progo. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta, 3, 1182–1191.

Rosidawati, I., & Ariyani, H. (2022). Gambaran Tingkat Risiko Penyakit Kardiovaskular Berdasarkan Skor Kardiovaskular Jakarta. Healthcare Nursing Journal, 4(1), 252–259.

Ruhiat, Y. (2025). Pengaruh Breathing Exercise terhadap Penurunan Tingkat Fatigue Pasien Congestive Heart Failure di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Universitas Bhakti Kencana.

Satriani, S., & Thalib, A. H. S. (2026). Education of Cardiac Resuscitation through Audiovisual Media on Basic Life Assistance Knowledge in Patients with A History of Cardiovascular System Disorders. Genius Journal, 7(1), 1–6.

Suha, G. R., & Rosyada, A. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja umur 13–15 tahun di Indonesia (analisis lanjut data Riskesdas 2018). Ilmu Gizi Indonesia, 6(1), 43.

Sulastini. (2016). Hubungan Karakteristik Pasien dengan Kecemasan pada Pasien Gagal Jantung Kongestif di Ruang Rawat Inap RSU Dr. Slamet Garut. Medika Cendikia, 3(1), 9–16.

Wati, Z. M. E., Oktarina, Y., & Rudini, D. (2020). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif (CHF). Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 1(1), 46–57.

Widadi, S. Y., Ramdani, H. T., & Ibrahim, D. Y. (2024). Gambaran Kualitas Hidup dan Perawatan Diri Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Rawat Inap Di Rumah Sakit dr Slamet Garut. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 5739–5763.

Yonathan, R., Taliabo, P., & Jimung, M. (2024). Gambaran Karakteristik Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Di Rumah Sakit Umum Andi Makkasau Kota Parepare. Repository of Scientific Research Reports, 1(1).




DOI: https://doi.org/10.33085/jnu.v7i2.6843

Refbacks

  • There are currently no refbacks.