Hubungan Kadar Hemoglobin Terhadap Infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) Pada Anak Usia Sekolah

Rafli Z. Abidin, Nurfachanti Fattah, Rasfayanah Rasfayanah, Hermiaty Nasruddin, Sidrah Darma, Nungki Mahaserani

Abstract


Hemoglobin merupakan protein penting dalam darah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan hemoglobin dapat menyebabkan anemia, yang berdampak buruk pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan prestasi akademik anak usia sekolah, terutama di daerah tropis dengan prevalensi tinggi infeksi cacing tanah Soil-Transmitted Helminths (STH). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar hemoglobin terhadap infeksi STH pada anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Karuwisi. Studi ini menggunakan desain observasional analitik dengan jenis penelitiannya adalah cross-sectional. Populasi sebanyak 50 anak sekolah dasar yang dipilih secara acak. Kadar hemoglobin diukur menggunakan hemoglobinometer digital Fora, sementara infeksi STH dideteksi melalui pemeriksaan feses di laboratorium. Analisis statistik dilakukan dengan uji chi-square untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 anak, sebanyak 42 anak (84%) mengalami anemia dan hanya 8 anak (16%) dengan kadar hemoglobin normal. Sebanyak 10 anak (20%) dinyatakan positif terinfeksi STH, khususnya jenis Ascaris lumbricoides. Analisis statistik tidak menemukan hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan infeksi STH (p=0,123). Dengan demikian, tidak ditemukan kaitan bermakna antara kadar hemoglobin dengan infeksi STH pada anak usia sekolah di wilayah studi ini. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menambahkan variabel lain seperti status gizi, pola makan, dan sanitasi untuk analisis lebih mendalam mengenai penyebab anemia.


Keywords


Hemoglobin; Anemia; Soil-Transmitted Helminths

Full Text:

PDF

References


Azizah DS, Faisa F, Fatmawati DN. Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Petani Buah Jeruk Pengguna Pestisida di Desa Karangwidoro Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Borneo J Med Lab Technol. 2023;6(1):456–65.

Stamara G, Rinawati D, Barlian B. Identifikasi Kadar Timbal (Pb) Dalam Darah Pada Petugas Operator Spbu 34-42115 Kota Serang Identification Of Blood Lead Level Among Spbu Operator Officers 34-42115 In Serang City. Med (Media Inf Kesehatan). 2020;7(1).

Nugraheni R. Program Edukasi Gizi pada Remaja Putri untuk Mencegah Stunting: Tinjauan Literatur. J Promot Prev. 2024;7(3):569–77.

Retnowati Y, Gusriani G, Umami N. Edukasi Ibu Hamil (Edumil) Cegah Anemia dan Stunting. Borneo Community Heal Serv J. 2023;3(2):67–71.

Fadilah A. Efektivitas Fortifikasi Zat Besi Pada Tepung Terigu Untuk Menanggulangi Anemia. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin; 2022.

Solehati T, Sari CWM, Lukman M, Kosasih CE. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini dan Pencegahan Anemia Dalam Upaya Menurunkan AKI Pada Kader Posyandu. J Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nurs Journal). 2018;4(1):7–12.

Rahmawati R, Umar S. Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar. Media Kebidanan. 2020;1(1):20–6.

Nasution AP, Reswari A, Sarah S, Aspah A, Anggraeni Z, Simbolon JJ, et al. Peran Gizi Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini. Indones J Islam Early Child Educ. 2024;9(2):1–10.

Nailufar Y. Identifikasi Telur Soil Transmitted Helminth (STH) Pada Kuku Tangan Petani di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman. J Mitra Kesehat. 2024;6(2):148–56.

Suraini S, Kaselawaty K, Wahyuni F. Pengaruh Pengetahuan dan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Infeksi Cacing pada Murid SDN 50 Kampung Jambak Padang. In: Prosiding Seminar Kesehatan Perintis. 2018.

Aritonang BNRS. Identifikasi Telur Cacing Soil Transmitted Helminths Pada Sayur Kubis di Pasar Kota Pekanbaru. J sains dan Teknol Lab Med. 2022;8(1):13–20.

Phayana YM, Nurhidayanti N, Juraijin D. Potensi Buah Tomat (Lycopersicum esculentum) Sebagai Alternatif Pengganti Eosin 2% Dalam Pemeriksaan Telur Cacing. J Anal Kesehat. 2024;13(1):22–7.

Subair H, Hidayanti H, Salam A. Gambaran Kejadian Kecacingan (Soil Transmitted Helminth), Asupan Vitamin B12 Dan Vitamin C Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kota Makassar. J Gizi Masy Indones (The J Indones Community Nutr. 2019;8(1).

Setyandari R, Margawati A. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi dan Kadar Hemoglobin Pada Pekerja Perempuan. J Nutr Coll. Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro; 2017;6(1):61–8.

Amir S. Anemia Gizi: Peran Zat Gizi Dalam Pencegahan Anemia. Pekalongan: Penerbit NEM; 2025. 156 p.

Sofiana L, Gustina E, Pratiwi LL. Hubungan Antara Kecacingan dengan Anemia Pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Moyudan, Sleman. J Med Respati. 2019;14(2):95–103.

Yuniaswan AP, Murlistyarini S, Brahmanti H, Nugraha RYB, Mayashinta DK, Setia YD, et al. Infestasi Parasit dalam Dermatologi. Malang: Universitas Brawijaya Press; 2020.

Hidayah F. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Ibu dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Kebomlati Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. [Skripsi].Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang;

Ramlah U. Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Dini Akibat Kekurangan Gizi dan Upaya Pencegahannya. Ana’Bulava J Pendidik Anak. 2021;2(2):12–25.

Nasution SB, Syahputra G, Purba MO. Penyuluhan Sanitasi Lingkungan Rumah dan Riwayat Penyakit Infeksi sebagai Faktor Resiko Stunting pada Balita. J Abdi Masy Indones. 2024;4(6):1817–24.




DOI: https://doi.org/10.33085/jkg.v8i2.6389

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person:

Hasanah Pratiwi Harahap
Department of Magister of Public Health, Faculty of Public Health, Institut Kesehatan Helvetia.
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Hp: +6282 3659 99629. Tel/Faks: (061) 42084606
Email: kesehatanglobal@helvetia.ac.id.