Hubungan Vaksinasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 13-24 Bulan
Abstract
Vaksinasi rotavirus dilaporkan, 98% efektif dalam mencegah infeksi Gastroenteritis Rotavirus (RGE) berat dan 93,8% efektif mengurangi rawat inap dan kunjungan ke UGD yang disebabkan oleh oleh serotype G1, G2, G3, G4 & G9. Metode yang paling mungkin dan diperlukan untuk mencegah penularan virus dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus ini adalah vaksinasi. Bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian vaksin rotavirus dengan kejadian diare pada usia 13-24 bulan di puskesmas kassi kassi makassar. Metode retrospektif: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analytic observational dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data penelitian pada September-Oktober tahun 2024 di Puskesmas Kassi-Kassi kota Makassar. Diperoleh 75 responden, sebanyak 39 anak (52,0%) telah menerima vaksin rotavirus, sementara 36 anak (48,0%) belum menerima vaksin. Dari total responden, 44 anak (58,7%) tidak mengalami diare, sementara 31 anak (41,3%) mengalami diare. Hal ini menunjukkan proporsi anak yang tidak mengalami diare lebih tinggi dibandingkan dengan yang mengalami diare. Pemberian vaksin rotavirus menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian diare (nilai p = 0,000). Anak yang menerima vaksin rotavirus memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami diare dibandingkan anak yang tidak menerima vaksin. Hubungan yang signifikan juga ditemukan antara pemberian vaksin rotavirus dengan kejadian diare rawat inap (nilai p = 0,028). Vaksinasi rotavirus terbukti sebagai faktor protektif yang signifikan, dengan pengurangan kasus diare berat yang membutuhkan rawat inap. Kesimpulannya anak yang menerima vaksin rotavirus lebih dominan dibandingkan anak yang tidak menerima vaksin rotavirus, anak yang tidak mengalami diare lebih dominan dibandingkan anak yang mengalami diare dan terdapat hubungan yang signifikan antara vaksinasi rotavirus dengan kejadian diare yaitu vaksinasi rotavirus dapat menurunkan angka kejadian diare dan dapat meringankan tingkat keparahan diare yaitu diare rawat inap.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Murfat Z. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana mill) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. J Mhs Kedokt. 2022;2(5):359–67.
Imanadhia A, Ranuh IRG, Nuswantoro D. Etiology Based on Clinical Manifestation of Acute Diarrhea Incidence of Children Hospitalized in Dr. Soetomo General Hospital Surabaya Period 2011-2013. Biomol Heal Sci J. 2019;2(1):31.
Annis AF, Qur’aniati N. Edukasi PHBS dalam Upaya Pencegahan Diare pada Anak Sekolah di Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. J Community Engagem Heal. 2023;6(1):146–53.
Selvia AA. Karakteristik Penderita Diare Pada Balita Yang Dirawat Inap di RSUD Daya Kota Makassar Periode Januari – Desember 2016. Vol. 87. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin; 2017.
Wahyuni RM, Utsumi T, Dinana Z, Yamani LN, Juniastuti LN, Wuwuti IS, et al. Prevalence and Distribution of Rotavirus Genotypes Among Children With Acute Gastroenteritis in Areas Other Than Java Island, Indonesia, 2016–2018. Front Microbiol. 2021;12(May):1–9.
Rumah Sakit Dadi Keluarga Ciamis. Efektifitas Vaksin Rotavirus Pentavalen dalam mencegah infeksi Rotavirus. MSD. 2020.
Pangesti KNA, Setiawaty V. Masa Depan Vaksin Rotavirus di Indonesia. Media Litbangkes. 2014;24(4):215–20.
Parwata WSS, Sukardi W, Wahab A, Soenarto Y. Prevalence And Clinical Characteristics Of Rotavirus Diarrhea In Mataram, Lombok, Indonesia. Paediatr Indones. 2016;56(2):118.
Arianto R, D DSPFA. Profil Umur dan Jenis Kelamin Diare Akut Rotavirus dan Non Rotavirus Pada Balita yang Dirawat di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. JOM. 2015;7(2):809–20.
Alfinella Iswandi AA. Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Pneumonia dan Diare Indonesia 2023-2030. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2023. 110 p.
Kementerian Kesehatan RI. Laporan Kinerja Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022.
Amin AB, Cates JE, Liu Z, Wu J, Ali I, Rodriguez A, et al. Rotavirus Genotypes in the Postvaccine Era: A Systematic Review and Meta-analysis of Global, Regional, and Temporal Trends by Rotavirus Vaccine Introduction. J Infect Dis. Oxford University Press; 2024;229(5):1460–9.
Shahab MRF, Karyanti MR. Penerimaan Orangtua Terhadap Pemberian Vaksin Rotavirus pada Anak Usia di Bawah Lima Tahun. Sari Pediatr. 2024;25(6):385.
Widowaty W, Abbas HH, Nurlinda A. Distribusi Spasial Faktor Determinan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale. Wind Public Heal J. 2022;3(3):527–36.
Pratama GA. Meta-Analisis Pengaruh Pemberian Vaksin Rotavirus, Air Susu Ibu Eksklusif, dan Tingkat Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Anak Balita. [Disertasi]. Universitas Sebelas Maret; 2023.
Dhalaria P, Kapur S, Singh AK, Verma A, Priyadarshini P, Taneja G. Potential Impact Of Rotavirus Vaccination On Reduction Of Childhood Diarrheal Disease In India: An Analysis Of National Family Health Survey-5. Vaccine X. The Author(s); 2023;14(May):100319.
Macías-Parra M, Vidal-Vázquez P, Reyna-Figueroa J, Rodríguez-Weber MÁ, Moreno-Macías H, Hernández-Benavides I, et al. Immunogenicity of RV1 and RV5 vaccines administered in standard and interchangeable mixed schedules: a randomized, double-blind, non-inferiority clinical trial in Mexican infants. Front Public Heal. 2024;12(February).
Cohen AL, Platts-Mills JA, Nakamura T, Operario DJ, Antoni S, Mwenda JM, et al. Aetiology And Incidence Of Diarrhoea Requiring Hospitalisation In Children Under 5 Years Of Age In 28 Low-Income And Middle-Income Countries: Findings From The Global Pediatric Diarrhea Surveillance Network. BMJ Glob Heal. 2022;7(9):1–12.
Ballard SB, Requena D, Mayta H, Sanchez G, Oyola-Lozada M, Colquechagua F, et al. Enteropathogen Changes After Rotavirus Vaccine Scale-up. Pediatrics. 2022;149(1):1–12.
Mhango C, Mandolo JJ, Chinyama E, Wachepa R, Kanjerwa O, Malamba-Banda C, et al. Rotavirus Genotypes in Hospitalized Children with Acute Gastroenteritis before and after Rotavirus Vaccine Introduction in Blantyre, Malawi, 1997-2019. J Infect Dis. 2022;225(12):2127–36.
Nikma Kumala Sari, Alamsyah Lukito AA. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Diare dengan Kejadian Diare pada Anak 1-4 Tahun di Wilayah Puskesmas Pekan Bahorok. IBNU SINA J Kedokt dan Kesehat. 2017;25(4).
Wijayana KA. Penyakit Hirschsprung: Sebuah Tinjauan Pustaka Tentang Patofisiologi, Diagnosa, Dan Terapi. Mandala Heal. 2023;16(2):134.
Ma’arif, M. Z. E al. Hubungan Kejadian Diare dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Kabupaten Tuban. J Gizi Aisyah. 2021;4(2):35–41.
Yusuf S. Diare Akibat Alergi Susu Sapi. In: Temu Ilmiah: Konsep Mutakhir Tatalaksana Berbagai Persoalan Medis. 2017. p. 75–80.
Fitriana Melinda, Dewa Ayu Agus Sri Laksmi, Putu Ayu Asri Damayanti. Hubungan Antara Kejadian Diare Dengan Kadar Cd4 dan Pengobatan Pencegahan Kotrimoksasol Sebagai Terapi Profilaksis Infeksi Oportunistik Pada Pasien HiIV/Aids di RSUP Sanglah Januari 2014 –September 2015. E-Jurnal Med. 2018;7(10):1–8.
Nesa NNM, Karyana IPG, Sanjaya Putra IGN. Kejadian Antibiotic Associated Diarrhea yang Disebabkan Oleh Clostridium Difficile dan Faktor yang Berhubungan. Medicina (B Aires). 2019;50(1):14–9.
Berendes DM, Fagerli K, Kim S, Nasrin D, Powell H, Kasumba IN, et al. Survey-Based Assessment of Water, Sanitation, and Animal-Associated Risk Factors for Moderate-To-Severe Diarrhea in the Vaccine Impact on Diarrhea in Africa (VIDA) Study: The Gambia, Mali, and Kenya, 2015-2018. Clin Infect Dis. Oxford University Press; 2023;76(Suppl 1):S132–9.
Burnett E, Parashar UD, Tate JE. Global Impact Of Rotavirus Vaccination On Diarrhea Hospitalizations And Deaths Among Children <5 Years Old: 2006-2019. J Infect Dis. 2020;222(10):1731–9.
Aliabadi N, Antoni S, Mwenda JM, Weldegebriel G, Biey JNM, Cheikh D, et al. Global Impact Of Rotavirus Vaccine Introduction On Rotavirus Hospitalisations Among Children Under 5 Years Of Age, 2008–16: Findings From The Global Rotavirus Surveillance Network. Lancet Glob Heal. 2019;7(7):e893–903.
Eleanor Burnett1, Umesh Parashar2 and JT. Rotavirus Vaccines: Effectiveness, Safety and Future Directions. HHS Public Access. 2019;20(3):223–33.
DOI: https://doi.org/10.33085/jkg.v8i2.6388
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Sponsored/Supported by:
Contact Person:
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Hp: +6282 3659 99629. Tel/Faks: (061) 42084606
1.png)







