POTENSI EKSTRAK ETANOL JAMUR SUSU HARIMAU (Lignosus Rhinocerus) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM TIROSINASE PENGHAMBAT HIPERPIGMENTASI

Like Efriani, Mariam Ulfah, Ade Irawan, Teguh Adiyas Putra, Ismanurrahman Hadi, Adinda Faaizah Husnul Khotimah, Ahmad Nursidik

Abstract


Hiperpigmentasi adalah gangguan warna kulit yang berubah menjadi hitam atau cokelat kehitaman akibat produksi pigmen kulit berlebih yang dipicu oleh paparan sinar matahari. Salah satu cara untuk mengatasi hiperpigmentasi adalah dengan menghambat sintesis melanin menggunakan agen depigmentasi yang bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tirosinase. Senyawa flavonoid dan fenolik adalah senyawa metabolit pada tumbuhan yang berpotensi menghambat aktivitas enzim tirosinase. Jamur susu harimau atau Lignosus rhinocerus (L. rhinocerus) mengandung banyak senyawa flavonoid, terpenoid, dan senyawa fenolik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi penghambatan aktivitas enzim tirosinase dari ekstrak etanol L. rhinocerus secara in vitro. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan uji skrining fitokimia untuk alkaloid, flavonoid, saponin, steroid/triterpenoid, dan uji fenolik. Kemudian dilakukan uji fenolik total menggunakan standar asam galat dengan spektrofotometri Vis dengan panjang gelombang λ 750 nm. Selanjutnya, dilakukan uji inhibisi enzim tirosinase pada ekstrak etanol jamur susu harimau. Hasil: Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak tersebut positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, steroid/terpenoid, dan metabolit sekunder fenolik, tetapi negatif mengandung senyawa tanin. Pengujian kandungan fenolik total ekstrak L. rhinocerus mengandung 44,93 mg GAE/g. Aktivitas inhibisi ekstrak etanol L. rhinocerus menunjukkan hasil IC50 sebesar 69.292 ppm yang termasuk dalam kategori sedang. Sementara itu, nilai IC50 standar asam kojik yang digunakan adalah 13.585 ppm yang memiliki aktivitas inhibisi kategori tinggi. Kesimpulan: Dari hasil analisis data, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,025 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil penghambatan enzim tirosinase antara kelompok L. rhinocerus dan asam kojik.


Keywords


Jamur susu harimau, Lignosus rhinocerus, Inhibitor enzim tirosinase

Full Text:

PDF

References


Arifianti AE, Anwar E, Nurjanah. Aktivitas penghambatan tirosinase dan antioksidan serbuk rumput laut dari Sargassum plagyphyllum segar dan kering. J Pengolah Hasil Perikan Indones. 2017;20(3):488-493.

Aprilliani A. Uji inhibisi aktivitas enzim tirosinase beberapa jenis tumbuhan anggota suku Zingiberaceae. J Ilm Farm. 2018;14(1):46-57. doi:10.20885/jif.vol14.iss1.art05.

Jelantik NPC, Cahyaningsih E. Potensi antioksidan bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai inhibitor hiperpigmentasi akibat paparan sinar ultraviolet. J Ilm Farm. 2022;18(1):45-54. doi:10.20885/jif.vol18.iss1.art5.

Allgisna KN, Hindun S, Rantika N. Review: perbandingan beberapa ekstrak kulit buah sebagai anti-hiperpigmentasi. J Sains Kesehat. 2021;3(2):335-342. doi:10.25026/jsk.v3i2.403.

Zolghadri S, Bahrami A, Khan MTH, et al. A comprehensive review on tyrosinase inhibitors. J Enzyme Inhib Med Chem. 2019;34(1):279-309. doi:10.1080/14756366.2018.1545767.

Pratiwi NMG, Saraswati NMA, Dewi NMIFP, et al. Potensi sinamaldehid sebagai anti hiperpigmentasi secara in silico. J Dunia Farm. 2024;5(1):44-57. doi:10.18196/jfaps.v5i1.20299.

Hindun S, Rusdiana T, Abdasah M, Hindritiani R. Potensi limbah kulit jeruk nipis (Citrus auronfolia) sebagai inhibitor tirosinase. Indones J Pharm Sci Technol. 2017;4(2):64-69. doi:10.15416/ijpst.v4i2.12642.

El-Nashar HAS, Gamal El-Din MI, Hritcu L, Eldahshan OA. Insights into the inhibitory power of flavonoids on tyrosinase activity: a survey from 2016 to 2021. Molecules. 2021;26(24):7546. doi:10.3390/molecules26247546.

Maack A, Pegard A. Populus nigra (Salicaceae) absolute rich in phenolic acids, phenylpropanoids and flavonoids as a new potent tyrosinase inhibitor. Fitoterapia. 2016;111:95-101. doi:10.1016/j.fitote.2016.04.001.

Ulfah M, Efirani L, Hadi I. Alpha-glucosidase inhibitory activity of tiger milk mushroom (Lignosus rhinocerus) ethanolic extract. J Fundam Appl Pharm Sci. 2014:509-514.

Sari DY, Widyasari R, Taslima AN. Penentuan kadar flavonoid total ekstrak etanol jamur susu harimau (Lignosus rhinocerus). J Farm Udayana. 2021;10(1):23-30. doi:10.24843/JFU.2021.v10.i01.p03.

Johnathan M, Gan SH, Ezumi MFW, Faezahtul AH, Nurul AA. Phytochemical profiles and inhibitory effects of Lignosus rhinocerus extract on ovalbumin-induced airway inflammation in a rodent model of asthma. BMC Complement Altern Med. 2016;16:167. doi:10.1186/s12906-016-1141-x.




DOI: https://doi.org/10.33085/jdf.v10i3.6951

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person:

apt.Meiva Amelia Lubis. S.Farm.,M.Farm
Department of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, 
Institut Kesehatan Helvetia
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara-20124, Indonesia
Hp: +6287784286161. Tel: (061) 42084606
email: duniafarmasi@helvetia.ac.id
Faks. (061) 42084606. Website: https://helvetia.ac.id/.