FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN NANOEMULGEL GINGEROL TERHADAP JAMUR Candida albicans PENYEBAB STOMATITIS AFTOSA REKUREN
Abstract
Pendahuluan: Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) adalah inflamasi yang dapat terjadi pada mukosa mulut dengan ditandai oleh lesi putih pada rongga mulut. SAR dapat disebabkan oleh flora normal pada mulut seperti candida albicans. Gingerol merupakan senyawa polifenol pada jahe yang memiliki aktivitas antimikroba. Nanoteknologi dapat meningkatkann absorpsi dan luas permukaan zat aktif. Tujuan: Menguji aktivitas antijamur gingerol murni dan nanoemulsi gingerol dalam menghambat jamur Candida albicans dan mengetahui karakteristik dan mutu fisik evaluasi sediaan emulgel nanoemulsi gingerol. Metode: Melakukan karakteristik dan uji aktivitas gingerol murni dan nanoemulsi gingerol, evaluasi sediaan emulgel nanoemulsi gingerol dan uji stabilitas sediaan. Hasil: Zona hambat terbesar gingerol diperoleh pada kosentrasi 100% dalam 3 mL (b/v) sebesar 21,10 mm. Nanoemulsi Gingerol yang digunakan adalah formula I dengan hasil ukuran partikel sebesar 37,83 nm, PDI sebesar 0,45 dan zeta potensial sebesar -3,37mV. Uji Aktivitas nanoemulsi gingerol memiliki zona hambat terbesar pada 30g nanoemulsi yaitu 16,75 mm. Hasil evaluasi sediaan emulgel nanoemulsi gingerol pada setiap formula memenuhi syarat nilai rentang. Pada uji stabilitas semua formula tidak memiliki perbedaan yang drastis pada setiap siklus nya. Kesimpulan: Pada uji aktivitas gingerol dan nanoemulsi gingerol memiliki nilai sig<0,05 sehingga terdapat perbedaan daya hambat terhadap jamur Candida albicans dan memiliki nilai evaluasi memenuhi nilai rentang persyaratan.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.33085/jdf.v10i1.6671
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Sponsored/Supported by:
Contact Person:
Department of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Institut Kesehatan Helvetia
Hp: +6287784286161. Tel: (061) 42084606

1.png)








