Analisis Faktor Pola Asuh Ibu Paritas Grandemultipara dengan Kejadian Stunting pada Balita

Nur Aini Abdurrahman Ali, Murtiana Ningsih, Una Zaidah

Abstract


Pendahuluan: stunting masih menjadi masalah utama di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat yaitu sebesar 31,4%. Data profil Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan bahwa kejadian stunting tertinggi di Nusa tenggara Barat tahun 2022 terjadi di Kabupaten Lombok Utara sebesar 22,9%. Kejadian stunting yang masih tinggi di Kabupaten Lombok Utara adalah di wilayah kerja Puskesmas Tanjung yaitu 17,2%. Balita stunting terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Tanjung terdapat pada keluarga dengan ibu paritas grandemultipara. Tujuan: untuk menganalisis faktor pola asuh ibu paritas grandemultipara yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan case control. Jumlah sampel kasus sebanyak 32 balita stunting dari ibu paritas grandemultipara dan sampel kontrol sebanyak 32 balita tidak stunting dari ibu paritas grandemultipara. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square, dan analisis Multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 32 ibu (50%) memiliki pola asuh makan kurang, sedangkan pola asuh kebersihan dan pola asuh pelayanan kesehatan rata-rata dikategorikan baik yaitu 36 (56,2%) dan 41 (64,1%). Hasil uji bivariat menunjukan bahwa pola asuh makan, pola asuh kebersihan, dan pola asuh pelayanan kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian stunting dengan nilai P>0,05.Kesimpulan: faktor pola asuh ibu paritas grandemultipara tidak berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat.


Keywords


Parenting Patterns, Grand-multiparity, Stunting.

Full Text:

PDF

References


BKKBN. Pendampingan Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta : Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional; 2021.

World Health Organization. Levels and Trends in Child Malnutrition. New York: World Health Organization; 2023.

Kemenkes RI. Survei Status Gizi Indonesia 2022. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023.

Dinkes Provinsi Nusa Tenggara Barat. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Barat : Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat; 2023.

Dinkes Lombok Utara. Profil Kesehatan Lombok Utara. Lombok : Dinas Kesehatan Lombok Utara; 2023.

Emmett SD, Schmitz J, Karna SL, Khatry SK, Wu L, LeClerq SC, et al. Early Childhood Undernutrition Increases Risk of Hearing Loss in Young Adulthood in Rural Nepal. Am J Clin Nutr. 2018;107(2):268–77.

Wati EK, Wahyurin IS, Sari HP, Zaki I, Dardjito E. Stunting Incidence in Infant Related to Mothers History During Pregnancy. J Kesehat Masy. 2022;17(4):535–41.

Lubis SZ. Determinan Kejadian Stunting di Puskesmas Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya. SAGO Gizi dan Kesehat. 2022;3(1):74.

Apriasih H, Aprilia R. Gambaran Paritas pada Ibu yang Memiliki Balita Stunting di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2019. J Kesehat Bidkesmas Respati. 2019;2(10):102–10.

Sugiharti RK. Hubungan antara Paritas dan Umur Ibu dengan Pemberian MP ASI Dini pada Bayi Umur <6 Bulan. Viva Med. 2017;10(1):86–91.

Sastroasmoro S, Ismael S. Dasar Dasar Metodologi Penelitian Klinis. 5th ed. Jakarta: CV. Sagung Seto; 2014.

Dahlan MS. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Jakarta: PT. Epidemiologi Indonesia; 2015.

Horst K Van Der, Deming DM, Lesniauskas R, Carr BT, Reidy KC. Associations with Child Eating Characteristics and Food Intake. J Appet. 2016;103:286–93.

Suryawan AE, Ningtyias FW, Hidayati MN. Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan dan Skor Keragaman Pangan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24–59 Bulan. Ilmu Gizi Indones. 2022;6(1):23–34.

Najib, Giyarsih SR, Listyaningsih U, Nawawi. Analysis of Feeding Behavior and Family Food Security as A Stunting Risk Factor in Semarang City. J Kesehat Masy. 2023;19(2):270–7.

Syafillah IC, Renda BW, Afifah LN. Hubungan antara Ketahanan Pangan Rumah Tangga dengan Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil. Media Gizi Kesmas. 2024;13(1):15–20.

Adriani M, Wirjatmadi B. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: PT|.Fajar Interpratama Mandiri; 2016.

Noftalina E, Mayetti M, Afriwardi A. Hubungan Kadar Zinc dan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 2-5 Tahun di Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2019;19(3):565.

Robyn S, Veronica N, Stephen B, Joanne P. Undernutrition in Young Children with Congenital Heart Disease Undergoing Cardiac Surgery in A LowIncome Environment. BMC Pediatr. 2024;24(1):1–16.

Kementerian Kesehatan RI. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat; 2018.

Irwan. Epidemiologi Penyakit Menular. 1st ed. Yogyakarta: CV. Absolute Media; 2017.

Permatasari TAE, Djarir H, Herlina L, Fauziah M. The Determinants of Stunting in the Under Five in Three Municipalities in the Special Capital Region of Jakarta. J Kesehat Masy Nas. 2023;18(1):32–40.

Simanjuntak BY, Haya M, Suryani D, Ahmad CA. Early Inititation of Breastfeeding and Vitamin A Supplementation with Nutritional Status of Children Aged 6-59 Months. Natl Public Heal J. 2018;12(3):107–13.

Ramadhani G, Kamil A, Lesmana O. Determinan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Hiang Sakti Kecamatan Sitinjau Laut Kapupaten Kerinci. Electron J Sci Environ Heal Dis. 2021;2(2):119–28.

Syarifah NL, Sumarmi S. Hubungan Karakteristik Keluarga dan Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting pada Balita. Media Gizi Kesmas. 2024;13(1):241–8.

Fatmawati E, Wati DR, Tehuayo J, Putri LA. Hubungan Paritas dengan Berat Badan Lahir Rendah. Indones J Midwifery Today. 2021;1(1):56.

Halli SS, Biradar RA, Prasad JB. Low Birth Weight, the Differentiating Risk Factor for Stunting among Preschool Children in India. Int J Environ Res Public Health. 2022;19(3751):1–12.

Batte A, Lwabi P, Lubega S, Kiguli S, Otwombe K, Chimoyi L, et al. Wasting, Underweight and Stunting Among Children with Congenital Heart Disease Presenting at Mulago Hospital, Uganda. BMC Pediatr. 2017;17(10):1–7.

Fianti R, Wahansa Sugiarto D, Damayanti R, Ariawan I. Relationships of Age at First Marriage with Reproductive Health Outcomes in Women of Childbearing Age in West Nusa Tenggara. MPPKI. 2022;5(10):1276–87.




DOI: https://doi.org/10.33085/jbk.v8i2.6484

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Bidan Komunitas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person: Wardiah Suryani

Midwifery Department, Faculty of Pharmacy and Health, Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia.

Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124.

Call/WA : +6281993662783. Telp : (061) 42084106

email : bidankomunitas@helvetia.ac.id