Faktor yang Berhubungan dengan Minat Pasangan Usia Subur Menggunakan Kontrasepsi IUD
Abstract
Latar Belakang : Minat pasangan usia subur (PUS) dalam menggunakan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) sangat rendah dikarenakan kurangnya pengetahuan atau pemahaman suami dan istri dalam menggunakan kontrasepsi IUD. Tujuan : Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan minat pasangan usia subur menggunakan kontrasepsi IUD di BPM Siti Hajar Medan. Metode : Penelitian ini digunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kasus minat pasangan usia subur menggunakan IUD. Pengambilan sampel menggunakan metode total populasi dimana terdapat sebanyak 32 orang pada periode bulan Juli–Oktober 2020 di BPM Siti Hajar Medan. Analisa data dengan analisa univariat dan bivariat disajikan dalam table distribusi frekuensi program komputer yang di olah dalam aplikasi SPSS. Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan menggunakan uji chi-square diperoleh pengetahuan ibu dengan minat pemakaian KB IUD, p-value 0,034<0,05, dukungan suami dengan minat pemekaian KB IUD, p-value 0,007<0,05, sikap dengan minat pemakaian KB IUD, p-value 0,001<0,05.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan suami dan umur dengan minat penggunaan alat kontrasepsi IUD di BPM Siti Hajar Medan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Kemenkes. info DATIN (Pusat Data dan Informasi Kementrian RI). Jakarta; 2018.
Organization WH. A Global Snapshot in 2015. Swiss: World Health Organization; 2016.
Lai S-L, Tey N-P, Ng S-T. Socio-Economic Status and Fertility: A Study of Selected ASEAN Countries. Malaysian J Econ Stud. 2017;54(1):119–40.
Pratiwi NL, Basuki H. Health Seeking Behavior and Family Planning Services Accessibility in Indonesia. Bul Penelit Sist Kesehat. 2013;17(1):20880.
Bartini I. Kemitraan Bidan dan BKKBN dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Kontrasepsi. J Ilm Bidan. 2017;2(2):37–44.
Utara S. Profil Kesehatan Sumut 2017. J Chem Inf Model. 2017;53(9):1689–99.
Kemenkes. Indonesian Health Demographic Survey. Jakarta; 2017.
Dewi PHC, Notobroto HB. Rendahnya Keikutsertaan Pengguna Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada Pasangan Usia Subur. Biometrika Dan Kependud. 2015;3(1).
Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2012.
Setyosari HP. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Prenada Media Group; 2016.
Setiawan D, Prasetyo H. Metodologi Penelitian Kesehatan untuk Mahasiswa Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2015.
Pandiangan RS. Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Akseptor KB dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat. Repository Universitas Sumatera Utara; 2018.
Rahayu S, Hastuti RE. Dukungan Suami pada Akseptor KB IUD di Desa Caruban Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal. J Kebidanan. 2017;6(1):1–5.
Maulida Putri MP. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Repository Universitas Sari Mulia Banjarnasin; 2017.
Veronica SY, Safitri R, Rohani S. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemakaian KB IUD pada Wanita Usia Subur. Wellness Heal Mag. 2019;1(2):223–30.
DOI: https://doi.org/10.33085/jbk.v5i3.5259
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Jurnal Bidan Komunitas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sponsored/Supported by:
Contact Person: Wardiah Suryani
Midwifery Department, Faculty of Pharmacy and Health, Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia.
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124.
Call/WA : +6281993662783. Telp : (061) 42084106
email : bidankomunitas@helvetia.ac.id



.png)





