Evaluasi Penggunaan Obat Rasional di Puskesmas Kabupaten Serdang Bedagai

Rodiahti Pulungan, Adek Chan, Ella Fransiska

Abstract


Pendahuluan;Penggunaanobattidakrasionalmerupakanmasalahglobalyangsangatekstrim.World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 50% obatseluruhduniadiresepkan,diracikataudijualdengantidaktepat,dansekitartidak digunakan secara tepat oleh pasien. Tujuan;Berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia  Tahun 2015 – 2019  Program Kefarmasian dan Alat Kesehatan  dalam Sasaran Peningkatan Pelayanan Kefarmasian, persentase penggunaan obat rasional di Puskesmas sebesar 60%.Metode;Penelitian ini adalah jenispenelitiananalisis survey Analitikyangmenggunakandesain penelitianretrospektif yangdilakukandiseluruhpuskesmas Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utaraberjumlah 20 puskesmas yang bertujuan untuk mengetahui jumlah Puskesmas yang melakukan penggunaan obat rasional.Hasil;Penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa persentase penggunaan obat rasional dimulai dari tertinggi sampai terendah secara berurutan adalah puskesmas  Pegajahan (97,40%); Pantai Cermin (91,70%); Melati (83,30%); Tanjung Beringin (69,50%); Sialang Buah (67,10%); Bintang Bayu (66,50%); Perbaungan (62,30%); Kuala Bali (61,60%); Sei Rampah (54,20%); Sipispis (52,70%); Bandar Khalifah ( 51,70%); Silinda (50,80%); Pangkalan Budiman (49,00%); Desa Pon (48,15%); Paya Lombang (46,30%); Tebing Syahbandar (43,50%); Dolok Merawan (43,10%); Dolok Masihul (42,90%); Kotarih (41,20%); Naga Kesiangan (37,30%); Rata-rata persentase penggunaan obat rasional kabupaten Serdang Bedagai sebesar 59,10%.Kesimpulan;Puskesmas yang telah melakukan penggunaan obat rasional berjumlah 8  Puskesmas (40%) dari 20 puskesmas di Kabupaten Serdang Bedagai.


Keywords


Evaluasi; Obat Rasional dan Serdang Bedagai

Full Text:

PDF

References


Organization WH. How to investigate drug use in health facilities: selected drug use indicators. 1993;

Indonesia MK. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013. Jakarta Menteri Kesehat Indones. 2013;

Sari KCDP. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat ditinjau dari indikator peresepan menurut world health organization (WHO) di seluruh Puskesmas Kecamatan Kota Depok pada tahun 2010. Depok Univ Indones. 2011;

Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK. 02.02/Menkes/52/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Kementeri Kesehat RI Jakarta. 2015;

Indonesia PR. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Nasional. Lembaran Negara RI Tahun. 2012;(193).

Utara DKPS. Profil kesehatan provinsi sumatera utara tahun 2012. Medan: Dinkes Sumatera Utara. 2015;

Widoyono MPH. Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan, dan Pemberantasannya. Jakarta: Penerbit Erlangga; 2008.

Sugiyono M. Metode Penelitian Kwantitatif Kwalitatif dan R & D Bandung: C.V. Alfabeta. Bandung: PT. Refika Aditama; 2012.

Ihsan S, Sabarudin S, Leorita M, Syukriadi ASZ, Ibrahim MH. Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Ditinjau dari Indikator Peresepan Menurut World Health Organization (WHO) di Seluruh Puskesmas Kota Kendari Tahun 2016. Medula. 2018;5(1).

Utara DKPS. Profil kesehatan provinsi sumatera utara tahun 2012. Medan: Dinkes Sumatera Utara. 2015;

Sutanto HP. Analisis data kesehatan. Fak Kesehat Masy Univ Indones Depok. 2007;

Ihsan S, Sabarudin S, Leorita M, Syukriadi ASZ, Ibrahim MH. Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Ditinjau dari Indikator Peresepan Menurut World Health Organization (WHO) di Seluruh Puskesmas Kota Kendari Tahun 2016. Medula. 2018;5(1).

Mulyana N, Tambunan NC. Arah Riset Sumberdaya dan Pelayanan Kesehatan. J Penelit dan Pengemb Pelayanan Kesehat. 2017;66–71.

Pantikawati I. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Yogyakarta Nuha Med. 2010;

Kristina SA, Prabandari YS, Sudjaswadi R. Perilaku pengobatan sendiri yang rasional pada masyarakat. Ber Kedokt Masy. 2007;23(4):176–83.




DOI: https://doi.org/10.33085/jdf.v3i3.4484

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Sponsored/Supported by:

                     

Contact Person:

Muhammad Andry
Department of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Institut Kesehatan Helvetia
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara-20124, Indonesia
Hp: +6281262445695. Tel: (061) 42084606
email: duniafarmasi@helvetia.ac.id
Faks. (061) 42084606Website: https://helvetia.ac.id/.